Tinjau Lokasi Terdampak, Gibran Minta Hal Ini jadi Prioritas Penanganan Banjir Bandang Solok

Jum'at, 25 September 2026 | 15:27 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengunjungi lokasi terdampak bencana pasca empat hari banjir bandang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. (Ist)
BACA 10 DETIK
  • Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengunjungi pengungsi banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, pada Jumat, 25 September 2026.
  • Gibran memastikan keselamatan warga, pendataan rumah rusak, serta pemulihan dokumen kependudukan menjadi prioritas utama penanganan bencana.
  • Pemerintah menginstruksikan percepatan perbaikan infrastruktur jalan, jembatan, dan fasilitas publik yang terdampak banjir bandang.

Suara.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengunjungi lokasi terdampak bencana pasca empat hari banjir bandang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Gibran ingin memastikan penanganan pasca bencana berjalan optimal.

Setibanya di Solok, Gibran langsung menemui warga yang mengungsi di Posko Pengungsi Balai Pemuda Kayu Aro, Jalan Kayu Aro, Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Jumat (25/09/2026).

Gibran turut berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan kondisi dan kebutuhan mereka.

Ia menyampaikan, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait lainnya terus melakukan koordinasi untuk memastikan penanganan darurat dan proses pemulihan berjalan optimal.

“Saya memahami kondisi ini berat bagi Bapak dan Ibu. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah akan terus berkoordinasi untuk melakukan langkah tanggap darurat dan pemulihan pasca bencana berjalan optimal di lapangan,” kata Gibran, melansir keterangan Sekretariat Wakil Presiden.

Gibran menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan masa tanggap darurat.

“Saya sudah sampaikan pada jajaran Forkopimda dan perwakilan pemerintah pusat di lapangan, bahwa langkah penanganan darurat harus memprioritaskan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan mendesak Bapak Ibu semua. Keselamatan Bapak Ibu yang utama,” kata Gibran.

Gibran turut menyoroti dampak bencana terhadap rumah, lahan pertanian, dan hewan ternak warga. Ia meminta seluruh kerugian warga segera didata agar proses pemulihan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

"Terkait rumah dan lahan pertanian milik warga yang mengalami kerusakan, saat ini sedang dilakukan pendataan. Segera sampaikan kepada petugas di lapangan terkait rumah, lahan pertanian, hewan ternak yang jadi imbas akibat bencana. Pemerintah pastikan untuk melakukan penggantian dan pemulihannya,” ujar Wapres.

Saat salah seorang warga mengungkapkan bahwa rumahnya tidak lagi dapat ditempati, Gibran memastikan pemerintah akan menindaklanjuti pendataan serta pembangunan kembali hunian warga terdampak.

“Ibu, rumahnya sudah didata. Nanti akan kami bangun kembali. Lokasinya akan ditentukan Bupati di tempat yang lebih aman,” kata Gibran.

Selain pemulihan tempat tinggal, Gibran turut menekankan pentingnya penanganan dokumen kependudukan warga yang mungkin hilang atau rusak akibat bencana.

Ia meminta pemerintah daerah mengoordinasikan proses pengurusan kembali kartu keluarga, KTP, dan dokumen administrasi lainnya agar kebutuhan dasar para pengungsi dapat segera dipenuhi.

“Selain rumah, perlu ditindaklanjuti penanganan administrasi dokumen-dokumen, KK, KTP. Itu nanti Pak Bupati harus koordinir, ya,” kata Gibran.

Tinjau Infrastrukur Terdampak

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com