-
Pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri dilakukan secara terhormat karena masa jabatannya resmi berakhir.
-
Komisi III DPR RI menyetujui Komjen Suyudi Ario Seto secara aklamasi menjadi Kapolri baru.
-
Presiden Prabowo melantik 15 pejabat baru kabinet, termasuk Listyo Sigit sebagai Kepala KSP.
Suara.com - Kenapa Listyo Sigit Prabowo diberhentikan mendadak sebagai Kepala Kepolisian Indonesia atau Kapolri? Posisinya digantikan Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto.
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan proses transisi kepemimpinan kepolisian ini berjalan sesuai regulasi. Publik kini menyoroti rotasi besar dalam struktur pemerintahan.
“Dengan terhormat, karena memang sudah waktunya,” kata Puan kepada wartawan.
Mengenai peluang penugasan baru Listyo Sigit di jajaran pemerintahan, Puan menyerahkan seluruh keputusan kepada Kepala Negara. Keputusan penunjukan posisi kepemimpinan merupakan kewenangan penuh eksekutif.
“Ya, dari nama yang diusulkan memang biasanya hanya satu calon karena terkait dengan Republik Indonesia, Kepala Kepolisian Republik Indonesia. Kemudian apakah akan bergabung atau tidak, itu nanti bisa ditanyakan kepada Presiden karena itu hak prerogatif Presiden,” jelas Puan.
Bagaimana DPR Menyetujui Calon Kapolri Baru?
Parlemen bergerak cepat merespons usulan calon pimpinan kepolisian yang disodorkan pihak Istana. Komisi III DPR RI resmi menyetujui Komjen Pol. Suyudi Ario Seto untuk mengisi kursi kepemimpinan Polri menggantikan Listyo Sigit.
Persetujuan tunggal tersebut dicapai melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan di Senayan. Seluruh anggota komisi bidang hukum memberikan suara bulat tanpa hambatan.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman meminta persetujuan anggota dalam rapat pleno tersebut.
“Apakah secara aklamasi dapat disetujui?” Kata Habiburokhman.
“Seruju,” seru peserta rapat.
Proses administrasi pergantian pimpinan tertinggi Polri ini langsung berlanjut ke tahapan berikutnya. Hasil kesepakatan rapat pleno akan disahkan secara resmi dalam Rapat Paripurna DPR RI.
Siapa Saja Pejabat yang Dilantik Presiden?
Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung upacara pelantikan jajaran menteri, wakil menteri, serta pimpinan lembaga di Istana Negara. Sebanyak 15 pejabat publik mengambil sumpah jabatan dalam perombakan kabinet ini.
Momentum ini mempertegas langkah perombakan susunan Kabinet Merah Putih secara menyeluruh. Komjen Pol. Suyudi Ario Seto resmi dilantik sebagai Kapolri baru mendampingi jajaran menteri anyar.
Berikut daftar lengkap 15 pejabat yang dilantik Presiden:
- Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM: Bahlil Lahadalia
- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Sugiono
- Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan: Dudung Abdurrahman
- Menteri Luar Negeri: Arrmanantha Nasir
- Menteri Perindustrian: Muhammad Sarmuji
- Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Drajad Hari Wibowo
- Wakil Menteri Keuangan: Nurkholisoh Ibnu Aman
- Wakil Menteri Keuangan: Luky Alfirman
- Wakil Menteri Pertanian: Muhammad Saleh Mustafa
- Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan: Irwan Meilano
- Kepala Kantor Staf Kepresidenan: Listyo Sigit Prabowo
- Kepala Badan Reforma Agraria Nasional: Dedy Prasetyo
- Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan: Arianto Wibowo
- Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa: Fadil Imran
- Kapolri: Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto
Pergantian puncak pimpinan kepolisian dan jajaran menteri ini menjadi bagian dari strategi penataan ulang pemerintahan Kabinet Merah Putih. Perubahan struktur ini dirancang untuk menyegarkan kinerja jajaran eksekutif dalam merespons dinamika nasional.