- Jenderal Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
- Presiden Prabowo Subianto melantik pimpinan baru Polri tersebut di Istana Negara pada hari Kamis.
- Serah terima tongkat komando dan panji kepolisian dilaksanakan di Mabes Polri pada hari Jumat.
Suara.com - Tongkat komando institusi Polri resmi dipegang Jenderal Suyudi Ario Seto setelah menerima panji-panji Kepolisian dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Tribrata Mabes Polri, Jumat (2/10/2026).
Pantauan Suara.com, penyerahan panji Kepolisian berlogo Tribrata itu dilakukan Jenderal Sigit kepada Jenderal Suyudi bersamaan dengan penyerahan tongkat komando.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, tradisi ini merupakan gambaran peralihan estafet kepemimpinan, wewenang, serta tanggung jawab komando tertinggi dari Kapolri lama kepada Kapolri baru untuk memimpin Korps Bhayangkara.
“Ini merupakan bagian daripada rangkaian pergantian kepemimpin di lingkungan Polri,” kata Truno di lokasi, Jumat.
Truno melanjutkan, tradisi penyerahan panji Kepolisian memiliki makna penghormatan terhadap perjalanan dan pengabdian pejabat Polri sebelumnya.
“Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi organisasi polri yang tentu memiliki nilai-nilai yang memiliki makna sebagai penghormatan perjalanan pengabdian pejabat Polri,” jelasnya.
Setelah rangkaian ini, lanjut Truno, kegiatan yang termasuk dalam serah terima jabatan (sertijab) juga digelar sebagai tradisi pengantar tugas kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jenderal Dedi Prasetyo yang telah berganti posisi.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Komjen Pol Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri di Istana Negara, Kamis (1/10/2026).
Pelantikan itu dilakukan setelah Jenderal Listyo Sigit Prabowo dipercaya sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) dan Jenderal Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).