Demo Tuntut Pendidikan Gratis Memanas, Massa LMND dan Polisi Saling Dorong di DPR RI

Senin, 05 Oktober 2026 | 16:07 WIB
Mahasiswa LMND dan BEM SI menggelar aksi unjuk rasa menuntut pendidikan gratis di depan Gedung DPR RI pada Senin, 5 Oktober 2026. (Suara.com/Faqih)
BACA 10 DETIK
  • Mahasiswa LMND dan BEM SI menggelar aksi unjuk rasa menuntut pendidikan gratis di depan Gedung DPR RI pada Senin, 5 Oktober 2026.
  • Aksi demonstrasi tersebut diwarnai insiden pembakaran ban oleh massa aksi di depan gedung DPR RI.
  • Kericuhan dan aksi saling dorong terjadi setelah polisi memadamkan ban yang dibakar serta menangkap provokator.

Suara.com - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) terlibat aksi saling dorong dengan aparat kepolisian saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI.

Pantauan Suara.com, massa terlibat adu dorong dengan pihak kepolisian usai melakukan pembakaran ban.

Massa tidak terima jika ban yang mereka bakar dipadamkan oleh pihak kepolisian menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Massa yang melakukan aksi pembakaran terus mendorong aparat agar tidak mendekar dengan api yang berkobar. Asap hitam sempat membumbung tinggi ke udara.

“Kau petugas jangan sebentar-bentar baper,” celetuk salah seorang massa, di lokasi, Senin (5/10/2026).

Sementara itu, dalam aksi dorong mendorong, aparat kepolisian yang berjaga sempat terpancing emosi saat aksi saling dorong. Mereka tidak terima akibat ditunjuk-tunjuk oleh massa.

“Kau tidak usah tunjuk-tunjuk,” kata aparatz.

Kemudian, ada beberapa petugas yang memerintahkan untuk melakukan penangkapan terhadap massa yang dianggap memancing provokasi.

“Tangkap aja, tangkap itu,” ucap seorang petugas.

Sementara itu, saat massa beradu dorong dengan petugas, beberapa petugas yang memegang APAR langsung memadamkan api. Hasilnya, bubuk putih yang disemprot kan aparat sempat menyebar terbawa angin.

Untuk diketahui, dalam demonstrasi kali ini, ada dua organisasi yang melakukan aksi. Mereka tergabung dalam LMND dan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).

Meski mereka sama-sama menuntut pendidikan gratis, namun keduanya melakukan orasi dengan kolom massa yang berbeda.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com