8 Jam Diperiksa Polisi! Betrand Peto Dicecar 54 Pertanyaan Kasus Kekerasan Seksual di Kelab Malam

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:09 WIB
Betrand Peto didampingi kuasa hukumnya memberikan keterangan pers terkait tudingan melakukan pelecehan dan kekerasan seksaul terhadap perempuan berinisial ANW, di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (14/9/2026). Dalam keterangannya, Betrand membantah melakukan kekerasan dan pelecehan terhadap ANW. [Rena Pangesti/Suara.com]
BACA 10 DETIK
  • Penyanyi Betrand Peto diperiksa Polda Metro Jaya selama delapan jam pada Kamis, 8 Oktober 2026.
  • Pemeriksaan dilakukan terkait laporan dugaan kekerasan seksual terhadap wanita berinisial ANW di SCBD, Jakarta Selatan.
  • Penyidik masih mendalami keterangan saksi dan alat bukti untuk melakukan gelar perkara guna menentukan langkah hukum selanjutnya.

Suara.com - Penyanyi Betrand Peto menjalani pemeriksaan selama delapan jam dan menjawab 54 pertanyaan penyidik Polda Metro Jaya terkait laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang dilayangkan wanita berinisial ANW.

Pemeriksaan terhadap penyanyi yang akrab disapa Onyo itu berlangsung pada Kamis (8/10/2026). Penyidik kini masih mendalami laporan tersebut sebelum menggelar perkara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, mengatakan penyelidikan atas laporan ANW masih berjalan.

“Terkait perkara laporan ANW, penyidik saat ini masih melakukan pendalaman dan menindaklanjuti proses penyelidikan,” kata Budi Hermanto, Jumat (9/10/2026).

Budi mengatakan, hasil pemeriksaan Betrand beserta alat bukti yang telah dikumpulkan akan menjadi bahan dalam gelar perkara oleh penyidik Direktorat Reserse PPA/PPO Polda Metro Jaya.

“Selanjutnya Penyidik Dit Res PPAPPO akan melakukan gelar perkara sebagai bagian dari proses penanganan dan untuk menentukan langkah hukum berikutnya berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh,” katanya.

Kasus ini mencuat setelah ANW melaporkan Betrand ke Polda Metro Jaya terkait dugaan kekerasan seksual yang disebut terjadi di sebuah kelab malam kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Betrand telah membantah tuduhan tersebut. Ia menyatakan tidak pernah melakukan pelecehan dan mengaku tidak mengenal pelapor.

Dalam perkembangan perkara, muncul pula keterangan saksi berinisial DE mengenai jumlah orang, suasana ruangan, serta dugaan konsumsi alkohol.
Hingga kekinian penyidik masih mendalami perkara berdasarkan pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com