Rocky Gerung Santai Cibiran Usai Masuk Istana: Mantan Masih Mantau

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:54 WIB
Rocky Gerung [Suara.com/Novian]
BACA 10 DETIK
  • Rocky Gerung santai menanggapi kritik pendukung usai dilantik menjadi anggota Wantimpres Prabowo.

  • Rapat pleno perdana Wantimpres menyepakati pembagian kerja internal serta aturan komunikasi publik.

  • Anggota Wantimpres tetap bebas berbicara ke media dan mengajar selama argumennya terukur.

Suara.com - Pengangkatan Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) memicu gelombang kritik dari para pendukung lamanya. Meski diterpa kontroversi, pengamat politik ini memilih santai dan menganggap sorotan publik sebagai hal yang lumrah.

Langkah ini menandai babak baru bagi Rocky yang selama ini dikenal vokal melayangkan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintah.

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Rocky Gerung bersama 25 anggota Wantimpres lainnya di Istana Negara pada Jumat, 2 Oktober 2026.

Anggota Wantimpres Rocky Gerung. (Suara.com/Novian)

Isu kepindahan posisi ini langsung menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan media massa.

Usai menghadiri agenda resmi di Kementerian Sekretariat Negara pada Kamis, 8 Oktober 2026, ia memberikan tanggapan singkat terkait kehebohan tersebut.

"Ya biasa itu kontroversi. Itu artinya mantan masih mantau," kata Rocky Gerung usai rapat pleno perdana Wantimpres di Kementerian Sekretariat Negara, dikutip dari RRI

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak terganggu oleh berbagai tuduhan maupun kekecewaan yang dialamatkan kepadanya. Selain merespon kritik, rapat pleno perdana lembaga pertimbangan tersebut juga menyepakati sejumlah mekanisme kerja internal.

Para anggota menyusun pembagian tugas agar penyampaian nasihat kepada presiden dapat berjalan lebih terstruktur dan efektif.

Rocky mengungkapkan bahwa keterlibatan di Istana tidak akan membungkam kebebasan berpendapat para anggota yang berlatar belakang akademisi.

Setiap anggota tetap mengantongi izin untuk berbicara kepada publik maupun mengajar di ruang kuliah seperti biasa.

"Memastikan memastikan bahwa isu publik adalah konsumsi Wantimpres, tetapi boleh bicara sebagai akademisi. Saya boleh kasih kuliah segala macam, teman-teman kan banyak akademisi yang hadir," katanya.

Aturan main di lembaga tersebut menekankan pentingnya kejujuran serta akurasi data saat memberikan keterangan kepada media.

Kebebasan berekspresi tetap dijamin selama argumentasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Seluruh jajaran Wantimpres disepakati tetap memiliki ruang interaksi yang luas dengan insan pers.

Pengawasan ketat hanya berlaku pada kebenaran substansi informasi yang dilempar ke ruang publik agar tidak menimbulkan disinformasi.

"Jadi, enggak ada urusan untuk ngomong dengan pers itu. Yang penting argumennya terukur dan tidak ada pembohongan," ujar Rocky.

Kehadiran figur kritis seperti Rocky Gerung di lingkaran dalam Istana berawal dari pembentukan kepengurusan baru Wantimpres periode pemerintahan Presiden Prabowo.

Lembaga ini bertugas memberikan nasihat strategis serta pertimbangan mendalam terkait berbagai isu krusial negara.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com