- Empat pekerja rumah makan Padang di Rawamangun mengalami luka bakar akibat pergantian tabung gas pada Jumat (9/10/2026).
- Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 40 personel dan 11 unit mobil pemadam untuk memadamkan api tersebut.
- Seluruh korban luka telah dilarikan ke rumah sakit untuk segera mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Suara.com - Kebakaran rumah makan Padang di Jalan Pegambiran Nomor 45B, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, menyebabkan empat pekerja mengalami luka bakar. Para korban terluka saat berusaha memadamkan api yang muncul ketika pekerja hendak mengganti tabung gas pada Jumat (9/10/2026).
"Empat korban luka bakar yakni Ibu Tya, Agung, Yusuf, Dede, akibat kebakaran rumah makan Padang di Rawamangun," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Abdul Wahid saat dikonfirmasi ANTARA.
Abdul menjelaskan, api pertama kali menyala di dapur lantai tiga saat pekerja sedang memasak. Para pekerja sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), tetapi kobaran api semakin membesar.
"Ketika pekerja sedang memasak dan ingin mengganti tabung gas, tiba-tiba terjadi penyalaan di dapur lantai tiga," jelas Abdul.
Keempat pekerja yang mengalami luka bakar telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
"Seluruh korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," katanya.
Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur menerima laporan kebakaran pada pukul 07.35 WIB. Petugas tiba di lokasi pukul 07.41 WIB dan memulai pemadaman satu menit kemudian.
Sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran beserta kendaraan pendukung dikerahkan dengan kekuatan 40 personel. Api berhasil dilokalisasi pada pukul 07.55 WIB, kemudian petugas melakukan pendinginan mulai pukul 07.58 WIB.
"Kami memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali," tuturnya.
Rumah makan milik Amru (69) itu memiliki luas sekitar 200 meter persegi. Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 08.11 WIB.