- Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dikritik karena medical check-up di Singapura saat wilayahnya dilanda karhutla parah.
- Rudy membatalkan rencana pengadaan mobil dinas senilai Rp8,5 miliar setelah menuai sorotan publik luas.
- Berbagai kontroversi anggaran mencakup renovasi rumah dinas Rp25 miliar dan belanja makan minum Pemprov.
Menurut Rudy, sejumlah bagian rumah dinas perlu diperbaiki karena sudah lama tidak ditempati dan fasilitasnya tidak lagi memadai. Namun, beberapa item, termasuk kursi pijat dan akuarium air laut, turut memicu kritik masyarakat.
Rudy menyatakan memahami keberatan publik dan mengakui tanggung jawabnya sebagai gubernur. Ia juga berjanji menanggung biaya sejumlah barang yang dinilai berada di luar kebutuhan kedinasan serta menyampaikan hasil evaluasi kepada masyarakat.
4. Anggaran Makan dan Minum Pemprov Rp10 Miliar
Belanja makan dan minum Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga menjadi perhatian. Rudy menyebut anggaran tersebut mencapai sekitar Rp10,24 miliar pada 2026, turun dibandingkan Rp15,89 miliar pada 2024 dan Rp11,93 miliar pada 2025.
Ia meminta masyarakat melihat angka tersebut secara utuh agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Meski begitu, besarnya belanja pemerintah tetap membutuhkan penjelasan yang transparan mengenai peruntukan, penerima manfaat, dan dasar penganggarannya.