- Gubernur Kaltim Rudy Masud dikritik publik karena pergi ke Singapura saat warganya menghadapi kabut asap.
- Diskominfo menyatakan perjalanan 10 hingga 13 Oktober 2026 tersebut dilakukan untuk pemeriksaan kesehatan resmi.
- Rudy enggan melayani wawancara wartawan sekembalinya dari Singapura serta menghindari permintaan klarifikasi lanjutan.
Sorotan terhadap Rudy semakin menguat setelah dirinya kembali ke Kalimantan Timur pada Selasa (13/10/2026).
Sekitar pukul 15.20 WITA, Rudy tidak menggubris permintaan wawancara singkat dari sejumlah wartawan yang hendak meminta klarifikasi.
Momen itu terjadi seusai Rudy menggelar audiensi bersama Panglima Kogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar beserta jajaran.
Setelah mengantar para tamunya keluar di halaman rumah jabatan, Rudy tetap tidak memberikan keterangan ketika awak media mencoba melakukan doorstop.
Situasi tersebut semakin menjadi perhatian setelah beberapa anggota Satpol PP dan ajudan terlihat menghalangi wartawan yang hendak meminta wawancara.
Hingga kini, belum ada penjelasan langsung dari Rudy mengenai perjalanan ke Singapura maupun alasan dirinya tidak melayani pertanyaan awak media.