- SMRC memaparkan hasil studi kualitas kepemimpinan 31 tokoh di FISIP UIN Jakarta pada Kamis, 15 Oktober 2026.
- Mahfud MD meraih skor tertinggi sebesar 7,6, sementara Prabowo Subianto mendapatkan skor rata-rata sebesar 5,1.
- Studi ini melibatkan 200 responden opinion leader yang menilai berbagai aspek kepemimpinan nasional menggunakan skala 0 hingga 10.
Suara.com - Hasil studi opinion leaders yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan kualitas kepemimpinan Prabowo Subianto mendapat rata-rata skor 5,1 dalam skala 0 sampai 10. Sementara itu, Gibran Rakabuming Raka mendapat skor 4,4, Mahfud MD 7,6, dan Dedi Mulyadi 7,0.
Studi ini dilakukan pada September 2026. Hasilnya disampaikan pendiri SMRC, Saiful Mujani, dalam paparannya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Berdasarkan penilaian terhadap 31 tokoh oleh para opinion leader, berikut hasil lengkap rata-rata skor kualitas kepemimpinan mereka:
- Mahfud MD: 7,6
- Basuki Tjahaja Purnama: 7,0
- Anies Baswedan: 7,0
- Dedi Mulyadi: 7,0
- Zainal Arifin Mochtar: 7,0
- Pramono Anung Wibowo: 7,0
- Sri Mulyani Indrawati: 6,9
- Ganjar Pranowo: 6,8
- Retno Marsudi: 6,8
- Usman Hamid: 6,7
- Sherly Tjoanda Laos: 6,7
- Bivitri Susanti: 6,7
- Saldi Isra: 6,7
- Feri Amsari: 6,7
- Agus Harimurti Yudhoyono: 6,5
- Megawati Soekarnoputri: 6,4
- Sudirman Said: 6,3
- Sukidi: 6,3
- Yusril Ihza Mahendra: 6,0
- Ubedilah Badrun: 5,9
- Andika Perkasa: 5,9
- Surya Paloh: 5,7
- Gatot Nurmantyo: 5,4
- A. Muhaimin Iskandar: 5,4
- Puan Maharani: 5,3
- Almuzzammil Yusuf: 5,3
- Prabowo Subianto: 5,1
- Zulkifli Hasan: 4,9
- Bahlil Lahadalia: 4,9
- Gibran Rakabuming Raka: 4,4
- Kaesang Pangarep: 4,0
Saiful menjelaskan, skor terendah Prabowo terdapat pada aspek komitmen terhadap profesionalisme angkatan bersenjata dan kepolisian, yakni 4,2.
Skor tersebut sama dengan yang diperoleh Kaesang Pangarep dan menjadi yang terendah di antara seluruh tokoh pada aspek tersebut.
Padahal, 84 persen opinion leader menilai komitmen untuk membatasi TNI pada fungsi pertahanan dan Polri pada fungsi keamanan serta ketertiban masyarakat sebagai kriteria yang sangat penting bagi calon presiden.
Pada aspek lain, Prabowo mendapat skor 4,9 untuk empati, 5,1 untuk kapabilitas, 5,3 untuk komitmen terhadap politik luar negeri bebas aktif, 5,5 untuk kemampuan memimpin, dan 5,8 untuk sikap pluralis-inklusif.
Sementara itu, Gibran mendapat skor 3,7 untuk kapabilitas atau kompetensi, terendah kedua setelah Kaesang Pangarep yang memperoleh 3,3.
Skor Gibran pada aspek lain berkisar antara 4,0 untuk integritas dan 5,1 untuk sikap pluralis-inklusif. Ia juga mendapat skor 4,2 untuk empati, 4,3 untuk kemampuan memimpin, 4,5 untuk komitmen terhadap profesionalisme TNI-Polri, serta 4,7 untuk komitmen terhadap politik luar negeri bebas aktif.
Mahfud MD dinilai para opinion leader sebagai tokoh dengan kualitas kepemimpinan demokratik-transformatif tertinggi di antara 31 tokoh yang dinilai. Ia unggul pada hampir semua aspek.
Mahfud mendapat skor tertinggi untuk kapabilitas (7,6), empati (7,3), sikap pluralis-inklusif (7,7), kemampuan memimpin (7,6), dan komitmen terhadap profesionalisme TNI-Polri (7,8).
Untuk komitmen terhadap politik luar negeri bebas aktif, Mahfud berada di urutan kedua dengan skor 7,7, sedikit di bawah Retno Marsudi yang memperoleh 7,8.
Adapun Dedi Mulyadi menonjol pada aspek empati, sikap pluralis-inklusif, dan kemampuan memimpin, menurut penjelasan Saiful.
Untuk empati, Dedi mendapat skor 7,1, tertinggi kedua setelah Mahfud MD yang memperoleh 7,3.
Pada aspek sikap pluralis-inklusif, Dedi meraih skor 7,2, juga berada di posisi kedua bersama Zainal Arifin Mochtar.