Peta Jalan Menuju LRT: Tiga Zona Penghubung Disiapkan di Stasiun KAI Manggarai

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:58 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan fasilitas penghubung langsung antara Stasiun LRT Manggarai dan Stasiun KAI Manggarai yang dibagi menjadi tiga zona. (Foto dok. KAI)
BACA 10 DETIK
  • PT KAI membangun fasilitas penghubung tiga zona antara Stasiun LRT Manggarai dan Stasiun KAI Manggarai yang beroperasi sejak 16 September 2026.
  • Pembangunan infrastruktur integrasi antarmoda ini bertujuan mempermudah perpindahan penumpang dari KRL dan KA Bandara menuju LRT Jakarta.
  • Stasiun KAI Manggarai mencatat 8.172.780 aktivitas gate KRL dari Januari hingga September 2026 akibat tingginya arus transit.

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan fasilitas penghubung langsung antara Stasiun LRT Manggarai dan Stasiun KAI Manggarai yang dibagi menjadi tiga zona.

Penghubung itu disiapkan karena LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Stasiun LRT Manggarai sudah beroperasi sejak 16 September 2026.

Kedua stasiun tersebut berbeda secara fisik, meski sama-sama berada di kawasan Manggarai.

Saat ini, penyelesaian fasilitas penghubung langsung di antara keduanya masih dilakukan.

Kereta LRT Jabodebek tiba di Stasiun Dukuh Atas, Jakarta, Rabu (3/12/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Berdasarkan dokumen perencanaan integrasi, Zona 1 berada pada sisi menuju kawasan RS Sultan Agung dan Pasaraya Manggarai.

Zona 2 diarahkan terhubung dengan Halte Transjakarta serta Terminal Manggarai.

Zona 3 berada di area KAI dan dirancang terhubung dengan concourse KA Bandara di Pintu Barat Stasiun KAI Manggarai melalui linkway.

Struktur penghubung menuju Stasiun KAI Manggarai dirancang berada di sisi Pintu Barat, termasuk memanfaatkan sebagian area parkir KAI untuk kebutuhan konstruksi.

Pada area pembangunan, fasilitas integrasi juga bersinggungan dengan infrastruktur eksisting.

Infrastruktur itu meliputi Jembatan Penyeberangan Orang milik Dinas Bina Marga, halte Transjakarta, area Daerah Aliran Sungai Ciliwung, serta kawasan Stasiun KAI Manggarai.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menilai, tahap ini penting bagi kenyamanan pelanggan.

“Ketika fasilitas penghubung langsung selesai, masyarakat akan memiliki pilihan perjalanan yang semakin luas. Pelanggan dari Bogor, Depok, Bekasi, Cikarang maupun Bandara Soekarno-Hatta dapat melanjutkan perjalanan menuju jaringan LRT Jakarta, demikian pula sebaliknya. Fokusnya adalah membuat perpindahan tersebut semakin sederhana bagi pelanggan,” ujar Anne dalam keterangannya.

Kebutuhan akan penghubung ini terlihat dari padatnya Stasiun KAI Manggarai.

Berdasarkan data KAI Commuter, tercatat 8.172.780 aktivitas gate KRL di stasiun itu sepanjang Januari–September 2026.

Anne menyebut Manggarai memiliki arus transit yang besar.

“Manggarai memiliki karakter perjalanan dengan arus transit yang besar. Banyak pelanggan datang dengan satu perjalanan kemudian melanjutkan ke perjalanan lainnya. Karena itu, penyelesaian konektivitas antarmoda akan memberi manfaat langsung bagi perjalanan masyarakat sehari-hari,” kata dia.

Pemprov DKI Jakarta sebelumnya menyampaikan bahwa penyambungan langsung kedua stasiun dikerjakan bersama KAI.

Namun, belum ada informasi lebih lanjut mengenai target waktu penyelesaian penghubung kedua stasiun.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com