Rehabilitasi 121 Faskes Pascabencana Sumatera Dikebut, Progres Capai 74,4 Persen

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:15 WIB
Pemulihan fasilitas kesehatan usai bencana Sumatera. (Ist)
BACA 10 DETIK
  • Pemerintah merehabilitasi 121 fasilitas kesehatan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk memulihkan layanan dasar.
  • Hingga Oktober 2026, pekerjaan konstruksi telah berjalan di 90 lokasi fasilitas kesehatan atau mencapai 74,4 persen.
  • Kementerian PU juga menangani pemulihan 370 rumah ibadah di ketiga provinsi tersebut untuk menunjang aktivitas masyarakat.

Suara.com - Pengerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi 121 fasilitas kesehatan yang terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus digenjot.

Langkah percepatan ini difokuskan untuk mengembalikan fungsi layanan kesehatan dasar warga di wilayah terdampak pasca-tahap tanggap darurat dan pembersihan material.

Dari target 121 fasilitas kesehatan tersebut, pekerjaan konstruksi telah berjalan di 90 lokasi atau sekitar 74,4 persen, sementara sisanya masih dalam tahap persiapan pelaksanaan.

Sebaran penanganan di Provinsi Aceh mencakup 50 fasilitas kesehatan dan seluruhnya telah masuk tahap konstruksi.

Di Sumatera Utara, pengerjaan fisik telah dimulai pada 21 dari total 36 fasilitas kesehatan. Adapun di Sumatera Barat, sebanyak 19 dari 35 fasilitas kesehatan telah memasuki tahap pengerjaan.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo memastikan tahapan pemulihan infrastruktur publik ini terus menunjukkan perkembangan positif di lapangan.

“Kementerian PU berkomitmen untuk mempercepat penanganan infrastruktur yang terdampak bencana agar aktivitas masyarakat dapat segera pulih. Infrastruktur yang kembali berfungsi akan menjadi penopang pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak,” kata Menteri Dody dalam keterangannya, Jumat (16/10/2026).

Penanganan fasilitas kesehatan ini difokuskan untuk menunjang kebutuhan medis mendesak warga, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, dan penghuni hunian sementara yang menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan.

Selain sektor kesehatan, Kementerian PU menangani pemulihan 370 fasilitas rumah ibadah di Pulau Sumatera. Rinciannya, meliputi 137 lokasi di Aceh dengan 115 titik mulai konstruksi, 208 lokasi di Sumatera Utara dengan 69 titik tahap konstruksi, serta 25 lokasi di Sumatera Barat dengan 5 titik yang sudah memasuki pengerjaan fisik.

Hingga 12 Oktober 2026, total progres fisik pemulihan fasilitas umum dan fasilitas sosial lintas sektor kesehatan dan peribadatan di ketiga provinsi tersebut telah mencapai 21,90 persen. Penanganan konstruksi di setiap lokasi disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan riil masyarakat setempat.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com