Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:07 WIB
KH Syukron ma'mun
BACA 10 DETIK
  • Ulama kharismatik KH Syukron Ma’mun meninggal dunia pada Minggu pagi, 18 Oktober 2026.
  • Almarhum mendirikan Pondok Pesantren Daarul Rahman di Jakarta Selatan pada tanggal 11 Januari 1975.
  • Pendakwah berjuluk Singa Podium tersebut meninggalkan duka mendalam bagi umat Islam di Indonesia.

Suara.com - Tokoh ulama kharismatik sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman, KH Syukron Ma’mun, dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (18/10/2026) pagi. Kepergian ulama kelahiran Sampang, Madura, ini menyisakan duka mendalam bagi umat Islam Indonesia yang mengenal sosoknya sebagai pendakwah vokal berjuluk "Singa Podium".

Sepanjang hayatnya, KH Syukron Ma’mun dikenal memiliki retorika dakwah yang tegas, lugas, dan bertumpu pada argumentasi keagamaan yang kuat.

Latar Belakang Keluarga dan Rejasa Pendidikan

KH Syukron Ma’mun lahir di Sampang, Madura, Jawa Timur, pada 21 Desember 1941. Beliau tumbuh di lingkungan keluarga pesantren yang kental. Ayahnya, KH Makmun Nawawi, merupakan seorang kiai lokal, sementara ibunya, Hj Masturoh, aktif mengajar Al-Qur'an dan kitab-kitab klasik.

Perjalanan menuntut ilmunya diawali di Sekolah Rakyat dan Madrasah Miftahul Ulum. Beliau kemudian memperdalam ilmu agama di Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, sebelum akhirnya melanjutkan ke Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponoro. Di Gontor, beliau menyelesaikan pendidikan Kulliyatul Mu’allimin dan mengakhiri jenjang perguruan tinggi di Institut Pendidikan Darussalam Gontor dengan gelar Bachelor of Arts pada tahun 1966.

Aktivitas dakwah KH Syukron Ma’mun telah dimulai sejak masa mudanya di Gontor. Pada rentang tahun 1967, beliau aktif berceramah di berbagai pelosok Jawa Timur, seperti Madiun, Pacitan, Ngawi, hingga Magetan.

Gaya orasinya yang membakar semangat, intonasi suara yang mantap, serta penguasaan materi yang mendalam membuatnya dianugerahi julukan "Singa Podium". Setelah hijrah ke Jakarta, jangkauan dakwahnya meluas hingga ke berbagai provinsi di Sumatra, Kalimantan, Maluku, bahkan ke mancanegara di kawasan Asia Tenggara.

Pendirian Ponpes Daarul Rahman dan Organisasi
Pada 11 Januari 1975, KH Syukron Ma’mun mendirikan Pondok Pesantren Daarul Rahman di Jakarta Selatan. Berawal dari majelis pengajian warga, lembaga ini berkembang menjadi pesantren modern yang memadukan kurikulum salafiyah, penguasaan kitab kuning, serta penguasaan bahasa Arab dan Inggris bagi para santrinya.

Selain fokus pada dunia pendidikan Islam, beliau juga berkiprah di panggung politik dan organisasi keagamaan. Beliau tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI) serta memiliki kedekatan historis dengan jaringan Nahdlatul Ulama sejak masa mudanya di Ponorogo.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com