Ngakak Semua! Viral Relawan Karhutla Limunjan Hibur Tim Pakai Suara Jokowi di Tengah Kebakaran Hutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:59 WIB
Aksi kocak relawan karhutla menirukan suara Jokowi via HT sukses menghibur tim dan warganet.
BACA 10 DETIK
  • Video relawan pemadam karhutla menirukan suara Jokowi viral dan menghibur warganet di media sosial.

  • Aksi humoris lewat radio HT tersebut berhasil mencairkan suasana lelah tim di lokasi penanganan.

  • Tugas pemadaman karhutla yang berisiko tinggi membutuhkan ketahanan mental serta dukungan moral yang kuat.

Suara.com - Aksi jenaka seorang relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menirukan suara khas bekas Presiden Joko Widodo atau Jokowi viral di media sosial. Guyonan segar lewat radio genggam (HT) ini menjadi pelepas penat efektif di tengah beratnya perjuangan memadamkan kobaran api dan kepulan asap.

Kelakar kreatif di medan tugas ini pertama kali mencuri perhatian publik setelah diunggah oleh akun Instagram @halokrw. Video tersebut memperlihatkan bagaimana para personel di lapangan memanfaatkan momen singkat untuk merawat moral dan semangat tim.

Kepiawaian relawan dalam mengolah intonasi serta gaya bicara tokoh publik tersebut terbukti ampuh memecah ketegangan kerja. Suasana kerja yang keras dan penuh risiko seketika berubah riuh oleh gelak tawa para anggota pemadam.

Melalui saluran komunikasi antarpersonel, sang relawan menyampaikan pesan bernada seloroh yang menirukan artikulasi khas mantan kepala negara tersebut.

"Diulangi yah, dicopy yah bapak-bapak. Hutan dibakar, saya diam, lahan dibakar saya juga diam. Tetapi hari ini di limunjan saya sampaikan, saya lawan," kata salah satu pemadam yang disambut tawa oleh rekan-rekannya.

Respons positif tidak hanya datang dari jajaran personel yang bertugas di lokasi kejadian. Netizen turut memberikan apresiasi tinggi atas ketangguhan mental serta kepositifan para pekerja kemanusiaan ini.

Penanganan bencana karhutla merupakan tugas berisiko tinggi yang menguras fisik serta mental para petugas penanggulangan di lapangan. Paparan asap pekat dan ancaman perluasan titik api kerap memicu tingkat stres yang sangat berat.

Kondisi geografis Limunjan yang menantang menuntut daya tahan tubuh ekstrem dari setiap anggota tim pemadam. Oleh karena itu, humor spontan kerap menjadi mekanisme pertahanan psikologis yang sangat dibutuhkan untuk menjaga fokus.

Fenomena media sosial ini sekaligus memperlihatkan sisi humanis serta ketangguhan mental para relawan penanggulangan bencana di Indonesia. Dukungan moral dari masyarakat luas terus mengalir deras membanjiri kolom komentar unggahan tersebut.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com