Aktivis Greenpeace Dibebaskan Usai 8 Jam Didata dan Ditanya Kronologi Pasang Spanduk Protes

Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:25 WIB
Sejumlah aktivis Greenpeace membentangkan spanduk protes terkait krisis iklim di Bundaran HI, Jakarta, Selasa (20/10/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
BACA 10 DETIK
  • Enam aktivis Greenpeace dibebaskan Polda Metro Jaya pada Selasa (20/10/2026) malam setelah didata dan ditanya soal kronologi kejadian.
  • Polisi sebelumnya menangkap 11 aktivis yang membentangkan spanduk protes krisis iklim di Bundaran HI Jakarta.
  • Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan untuk mendesak pemerintahan Prabowo-Gibran mengatasi dampak buruk krisis iklim.

Suara.com - Polda Metro Jaya membebaskan enam aktivis Greenpeace Indonesia yang ditangkap setelah membentangkan spanduk protes di Patung Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta.

Setelah berada di kantor polisi selama sekitar delapan jam, mereka dipulangkan usai menjalani pendataan terkait identitas dan kronologi pemasangan spanduk.

Pengacara Publik LBH Jakarta, Daniel Winarta, mengatakan keenam aktivis tersebut dibebaskan sekitar pukul 20.30 WIB.

“Sudah dibebaskan pukul 20.30 WIB,” kata Daniel kepada wartawan, Selasa(20/10/2026) malam.

Daniel menjelaskan, pendataan tersebut mencakup identitas para aktivis dan kronologi aksi pemasangan spanduk.

“Ditanya soal kronologi dan identitas,” jelasnya.

Sebelum dibebaskan, Daniel sempat mengkritik penanganan polisi terhadap keenam aktivis tersebut. Ia menduga penyidik tengah mencari-cari pelanggaran.

Bentangkan Spanduk Protes di Bundaran HI

Sebelumnya, polisi membawa 11 orang yang terlibat dalam aksi Greenpeace Indonesia di Patung Selamat Datang ke Polda Metro Jaya. Dari jumlah tersebut, lima orang lebih dahulu diperbolehkan pulang, sedangkan enam lainnya masih menunggu tindak lanjut penyidik.

Tim pendamping aktivis Greenpeace, Alif Fauzi, menyampaikan jumlah tersebut saat dikonfirmasi pada Selasa (20/10/2026).

“Total 11 orang yang ditangkap, sementara 5 orang sudah diperbolehkan pulang,” kata Alif, saat dikonfirmasi, Selasa (20/10/2026).

“6 masih menunggu tindak lanjut dari korwas penyidik Reskrimsus dengan PPNS,” ujarnya.

Keenam aktivis itu dibawa ke Mapolda Metro Jaya setelah turun dari Patung Selamat Datang menggunakan tali sling dan peralatan keselamatan. Mereka turun secara bergiliran dengan mengenakan alat pelindung diri, termasuk helm dan pelampung.

Beberapa aktivis membawa spanduk protes berbentuk bulat berwarna kuning bertuliskan "Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah".

Setelah tiba di bawah, para aktivis diberi handuk oleh petugas, lalu dimasukkan ke mobil ambulans kepolisian untuk dibawa ke Mapolda Metro Jaya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com