Stasiun BNI City Makin Padat, Akses Pejalan Kaki dari Kawasan Karet Mulai Dibangun

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:14 WIB
KAI Properti memulai pembangunan selasar pejalan kaki berkanopi sepanjang 250 meter yang menghubungkan kawasan eks Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City di Jakarta. [Suara.com/Adiyoga]
BACA 10 DETIK
  • KAI Properti membangun selasar pejalan kaki berkanopi sepanjang 250 meter yang menghubungkan Stasiun Karet dan BNI City di Jakarta.
  • Pembangunan infrastruktur ini dilakukan untuk merespons lonjakan pengguna Commuter Line di Stasiun BNI City sebesar 240 persen pada September 2026.
  • Proyek penataan kawasan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemudahan mobilitas pejalan kaki serta mendukung integrasi antartransportasi publik di lokasi terkait.

Suara.com - KAI Properti resmi memulai pembangunan selasar pejalan kaki berkanopi sepanjang 250 meter yang menghubungkan kawasan eks Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City di Jakarta.

Akses pejalan kaki tersebut dirancang modern dengan fasilitas travelator dan moving walk yang masing-masing membentang sepanjang 40 meter.

Saat ini, pengerjaan fisik di lapangan telah mencakup pembuatan fondasi, pengecoran struktur, perakitan rangka baja, hingga penyiapan komponen penunjang fasilitas tersebut.

"Pembangunan jalur penghubung beserta fasilitas pendukungnya terus kami lanjutkan di sejumlah titik. Melalui pengembangan ini, kami berharap masyarakat nantinya dapat menjangkau Stasiun BNI City dengan lebih mudah dan nyaman, terutama bagi pelanggan yang berjalan kaki dari kawasan sekitarnya," ujar Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, dalam keterangan resmi perusahaan yang diterima Suara.com, Senin (26/10/2026).

Selain jalur pedestrian tertutup, penataan kawasan juga mencakup penyediaan area parkir serta titik penurunan penumpang (drop-off) khusus transportasi daring.

Penyediaan akses penghubung ini kian mendesak menyusul lonjakan volume pengguna Commuter Line di Stasiun BNI City hingga 240 persen pada September 2026.

Jumlah pengguna yang naik dan turun di Stasiun BNI City melonjak menjadi 646.411 orang pada September 2026, dibandingkan 190.060 orang pada bulan sebelumnya.

Sebelumnya, KAI Properti juga telah merombak akses antarlantai dengan memasang eskalator, membangun aula di sisi barat dan timur stasiun, serta memasang lampu pintar di area peron.

Bramantya menegaskan, kehadiran infrastruktur baru ini bertujuan menjamin kemudahan mobilitas masyarakat sejak awal hingga akhir perjalanan.

“Perjalanan masyarakat tidak hanya berlangsung di dalam kereta api, tetapi juga mencakup bagaimana mereka mencapai stasiun dan melanjutkan perjalanan setelah tiba. Karena itu, kami berupaya menghadirkan akses yang dapat mempermudah perpindahan antarmoda sekaligus mendukung konektivitas first mile dan last mile di kawasan Karet–BNI City,” ucapnya.

Langkah terpadu ini diharapkan mampu menjadikan kawasan Karet dan Stasiun BNI City sebagai simpul transportasi publik yang semakin efisien dan ramah bagi pejalan kaki.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com