Kerugian Karhutla Bisa Capai Ratusan Triliun, Pakar Ingatkan Dampaknya Berlangsung Puluhan Tahun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:19 WIB
Kerugian Karhutla Bisa Capai Ratusan Triliun, Pakar Ingatkan Dampaknya Berlangsung Puluhan Tahun
BACA 10 DETIK
  • Bank Dunia menyatakan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia tahun 2015 menimbulkan kerugian ekonomi sekitar Rp221 triliun.
  • Berton Penjaitan dari BNPB menjelaskan asap karhutla memicu gangguan kesehatan jangka panjang serta mengancam permukiman dan transportasi.
  • Nisa Novita dari YKAN menilai tantangan utama karhutla adalah kesenjangan antara peringatan dini dan tindakan pencegahan di lapangan.

“Yang hilang bukan hanya vegetasi yang masih dapat tumbuh kembali dalam beberapa dekade, tetapi juga cadangan karbon tanah purba yang membutuhkan waktu ribuan tahun untuk terbentuk,” kata Nisa.

Pencegahan untuk Menekan Kerugian

Webinar yang diselenggarakan Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan LRI i-MAR IPB bersama Masyarakat Ahli Valuasi Ekonomi Indonesia (MAVEIN), Jenggala, dan Kama Institute itu menyoroti pentingnya menghitung kerugian karhutla secara menyeluruh sebagai dasar kebijakan pencegahan.

Investasi pada sistem peringatan dini, pengelolaan tata air gambut, dan koordinasi antarpemangku kepentingan dinilai penting untuk menekan risiko kebakaran.

Dengan memperhitungkan dampak ekonomi, kesehatan, dan lingkungan, pemerintah dapat mengidentifikasi kerugian yang berpotensi dihindari melalui pencegahan.

Sebab, dampak karhutla tidak berakhir ketika api padam. Gangguan kesehatan dapat berlanjut, sementara kerusakan ekosistem gambut dan hilangnya cadangan karbon dapat meninggalkan konsekuensi selama ribuan tahun.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com