- Tujuh rumah di Menteng, Jakarta Pusat, terbakar pada Selasa malam akibat dugaan korsleting listrik.
- Kebakaran yang menghanguskan permukiman tersebut menyebabkan kerugian materiil seratus juta rupiah tanpa adanya korban jiwa.
- BPBD DKI Jakarta menyalurkan bantuan logistik darurat kepada tiga puluh delapan warga yang mengungsi.
Suara.com - Sebanyak 38 warga terpaksa mengungsi ke lahan kosong setelah kebakaran hebat melalap habis tujuh rumah tinggal di kawasan permukiman padat Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (27/10/2026) malam.
Amuk si jago merah yang melanda permukiman di Jalan Menteng Jaya Nomor 40, RT 16 RW 09, Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, tersebut dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 21.00 WIB.
“Dugaan sementara penyebab berasal dari korsleting listrik,” ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat dalam laporan resmi penanganan kebakaran yang diterima Suara.com, Rabu (28/10/2026).
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan sebanyak 31 unit mobil pemadam untuk menaklukkan kobaran api.
Setelah berjibaku selama sekitar dua jam, petugas gabungan akhirnya berhasil merampungkan proses pemadaman pada pukul 23.05 WIB.
Kendati kobaran api melumat tujuh unit rumah dan berdampak langsung pada sembilan keluarga, musibah ini dipastikan tidak memakan korban jiwa.
“Jumlah korban jiwa, nihil,” tegas Marulitua.
Total kerugian materiil akibat peristiwa kebakaran permukiman padat tersebut ditaksir mencapai Rp100 juta.
Sebanyak 38 jiwa yang kehilangan tempat bernaung kini ditampung sementara di sebuah tenda pengungsian di lahan kosong kawasan RT 13 RW 08, Kelurahan Menteng.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta langsung mendistribusikan bantuan logistik darurat untuk menyokong kebutuhan para penyintas di lokasi penampungan.
Bantuan pangan dan perlengkapan darurat yang disalurkan mencakup delapan dus air mineral, 20 kaleng biskuit, 40 boks makanan siap saji, serta 15 lembar terpal.
Guna menunjang kelayakan istirahat warga yang terdampak, BPBD DKI Jakarta turut menyerahkan 38 kasur lipat, 38 bantal, 25 paket sandang, 25 paket family kit, dan lima paket kidsware.