Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB
Arsip - Polda Metro Jaya mengerahkan personel pengamanan yang ditempatkan sesuai kebutuhan dan karakter dari 59 kegiatan masyarakat yang terdata berlangsung di wilayah hukum DKI Jakarta dan sekitarnya pada Senin (5/10/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya
BACA 10 DETIK
  • Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyampaikan bahwa Polri menyiapkan bodycam untuk personel di lapangan.
  • Pemasangan kamera tubuh bertujuan meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengamanan kegiatan masyarakat pada Rabu, 28 Oktober 2026.
  • Aliansi mahasiswa Komite Sadar berencana menggelar aksi demonstrasi dengan lima tuntutan di Bundaran HI.

Suara.com - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan kamera kecil atau bodycam untuk dipasang di tubuh personel di lapangan.

Kamera ini disiapkan untuk meningkatkan akuntabilitas anggota dalam mengamankan kegiatan masyarakat, termasuk aksi unjuk rasa dan penanganan konflik sosial.

“Sebagai bagian dari penguatan akuntabilitas, Polri juga mendorong penguatan kamera yang dikenakan personel atau body-worn camera dalam pelaksanaan tugas pengamanan,” kata Suyudi dalam keterangannya, Rabu (28/10/2026).

Pemasangan kamera di tubuh anggota ini bertujuan mendukung pelaksanaan tugas di lapangan agar kegiatan masyarakat, seperti penyampaian pendapat di muka umum, dapat berjalan dengan aman dan tertib.

“Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib,” jelasnya.

Upaya ini, lanjut Suyudi, dilakukan untuk memperkuat pengawasan serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan.

“Kami menyadari bahwa upaya Polri masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami terus berbenah dan mendengarkan masukan masyarakat dan memberikan pengabdian yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” jelas Suyudi.

Suyudi juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Kepercayaan masyarakat harus terus dijawab melalui pelayanan yang mudah diakses, penegakan hukum yang berkeadilan, dan kehadiran Polri yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tandasnya.

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, sejumlah kampus diketahui bakal menggelar aksi demonstrasi.

Salah satunya adalah Komite Sadar, yang berencana menggelar aksi di Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Komite Sadar merupakan aliansi mahasiswa yang terdiri dari sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya BEM UI, KM ITB, SEMA UGM, BEM Undip, EM UB, BEM KM Unnes, BEM Unair, dan Aliansi BEM Se-Unpad.

Ada lima tuntutan yang akan mereka sampaikan dalam aksi kali ini, yakni:

1. Tetapkan Status Bencana Nasional, Adili Korporasi yang Bertanggungjawab, dan Tuntaskan Integrasi Tata Kelola Lahan.

2. Wujudkan APBN untuk Kepentingan Rakyat dan Hentikan Pemborosan untuk Kepentingan Politik Berkedok Program Populis seperti MBG dan KDMP.

3. Turunkan Biaya Pendidikan dan Berikan Akses Layanan Dasar yang Merata.

4. Hentikan Penggunaan Hukum untuk Penyalahgunaan Kekuasaan dan Berantas KKN.

5. Kembalikan Kebebasan Bersuara, Adili Pelanggar HAM, dan Hentikan Militerisasi di Ruang Sipil.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com