- PT Jasa Marga melibatkan karyawan milenial dan Gen Z untuk menduduki posisi strategis hingga September 2026.
- Perusahaan mengembangkan inovasi digital seperti JMTC, TROOPS, dan aplikasi Travoy guna meningkatkan layanan jalan tol.
- Jasa Marga menyelenggarakan kompetisi inovasi rutin untuk mendorong karyawan menciptakan solusi kreatif bagi kemajuan bisnis.
Suara.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus mendorong regenerasi kepemimpinan dan inovasi digital dengan melibatkan generasi milenial dan Gen Z dalam pengembangan perusahaan.
Hingga September 2026, kedua kelompok generasi tersebut mencakup 35 persen dari total karyawan, dengan 24 persen di antaranya telah menduduki posisi pemimpin atau jabatan strategis.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif, kolaboratif, dan mampu menghadapi tantangan bisnis serta perkembangan teknologi. Momentum Hari Sumpah Pemuda juga dimanfaatkan untuk memperkuat kontribusi generasi muda dalam meningkatkan kualitas operasional dan pelayanan jalan tol.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan regenerasi kepemimpinan merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan perusahaan. Menurutnya, talenta muda perlu mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kompetensi, menyampaikan gagasan, dan mengambil peran dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Bagi Jasa Marga, generasi muda bukan hanya penerus, tetapi juga bagian penting dari perjalanan perusahaan hari ini. Kami ingin memastikan bahwa talenta muda mendapatkan ruang untuk bertumbuh, berinovasi, dan menunjukkan kemampuannya,” ujar Rivan dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).
Ia menambahkan, semangat Hari Sumpah Pemuda dapat diterapkan melalui kontribusi nyata dalam pekerjaan, kegigihan menghadapi tantangan, serta empati dalam membangun kolaborasi di lingkungan perusahaan.
Andalkan Inovasi Digital untuk Layanan Jalan Tol
Selain memperkuat regenerasi kepemimpinan, Jasa Marga mendorong pengembangan inovasi digital yang dilakukan oleh insan perusahaan atau Roadster Jasa Marga. Berbagai inovasi tersebut diarahkan untuk mendukung efektivitas operasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jalan.
Sejumlah sistem digital yang dikembangkan perusahaan antara lain Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), yang berfungsi sebagai pusat pemantauan dan pengelolaan operasional jalan tol. Ada pula Tollroad Real Time Operation Oversight Performance System (TROOPS) untuk mendukung pengawasan kinerja operasional, serta aplikasi Travoy yang menyediakan informasi dan layanan bagi pengguna jalan.
Pengembangan teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan beradaptasi dengan kebutuhan operasional dan pelayanan yang terus berkembang. Pemanfaatan sistem digital diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas proses kerja serta mendukung keandalan layanan jalan tol.
Untuk memperluas ruang kreativitas karyawan, Jasa Marga juga rutin menggelar Jasa Marga Innovation Competition (JMIC). Program ini menjadi wadah bagi Roadster untuk mengembangkan ide dan solusi kreatif yang berpotensi memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
Melalui kompetisi tersebut, karyawan didorong menghasilkan inovasi yang tidak hanya berupa gagasan, tetapi juga dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan dan mendukung transformasi bisnis secara berkelanjutan.
Rivan menegaskan, inovasi harus mampu menjawab kebutuhan nyata perusahaan, baik dalam aspek operasional maupun pelayanan kepada pengguna jalan.
Karena itu, Jasa Marga terus membuka kesempatan bagi karyawan untuk mengembangkan gagasan dan memanfaatkan teknologi.
“Kami mendorong Roadster untuk terus mengembangkan gagasan dan memanfaatkan teknologi dalam menjawab kebutuhan operasional maupun pelayanan kepada pengguna jalan. Inovasi tidak berhenti pada ide, tetapi perlu diterjemahkan menjadi solusi yang memberikan manfaat nyata, meningkatkan efektivitas proses kerja, dan mendukung kualitas layanan,” kata Rivan.
Ia menyebut pengembangan inovasi tersebut sejalan dengan visi perusahaan, yakni Inovasi menuju peningkatan nilai yang berkelanjutan.