-
Mahasiswa menyodorkan uang tunai ke polisi saat Demo Indonesia Sadar di Bundaran HI.
-
Aksi bagi uang dilakukan mahasiswa sebagai uji integritas terhadap aparat kepolisian di lapangan.
-
Rekaman video memperlihatkan dugaan oknum polisi mengambil uang Rp50.000 yang disodorkan peserta aksi.
Suara.com - Aksi demonstrasi bertajuk "Indonesia Sadar" di Bundaran HI diwarnai manuver unik mahasiswa yang menyodorkan uang tunai kepada barikade polisi pada Rabu (28/10/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai metode uji integritas terbuka terhadap para personil kepolisian yang sedang bertugas mengamankan jalannya unjuk rasa.
Dalam video yang disebar akun @haijakarta.id, pemandangan ini menarik perhatian massa karena memperlihatkan gestur tak biasa di tengah ketegangan aksi lapangan. Para peserta aksi menjejalkan uang lembaran langsung ke celah-celah tameng transparan yang dipasang rapat oleh aparat pengaman.
Sejumlah mahasiswa membagikan lembaran Rp100.000 dan Rp50.000 tepat di hadapan barisan polisi yang bersenjata lengkap. Langkah tersebut seketika memicu sorak-sorai dari barisan massa aksi yang berada di lokasi.
Di tengah aksi menyodorkan lembaran uang tersebut, rekaman kamera memperlihatkan seorang polisi diduga meraih dan mengambil uang Rp50.000. Tindakan oknum aparat tersebut langsung viral dan memicu perdebatan sengit di berbagai platform media sosial.
Sikap polisi yang diduga menerima lembaran uang di tengah tugas pengamanan tersebut kini menjadi fokus sorotan publik. Fenomena ini menambah daftar dinamika unik dalam aksi penyampaian pendapat di ruang publik Jakarta.
Inisiatif menyelipkan uang tunai ini sengaja dirancang oleh peserta aksi untuk menantang profesionalisme serta ketahanan moral aparat di lapangan. Bentuk sindiran visual ini dipilih agar pesan moral yang ingin disampaikan mahasiswa dapat langsung disaksikan oleh publik.
Situasi di sekitar Bundaran HI sendiri sempat tertahan akibat barikade ketat yang dipasang oleh kepolisian sejak siang hari. Meski sempat memanas, gestur penyerahan uang tersebut sempat mencairkan suasana sebelum akhirnya rekaman video tersebar luas.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi maupun penjelasan rinci dari pihak Kepolisian Terkait mengenai tindakan anggotanya dalam video tersebut. Publik masih menunggu klarifikasi utuh guna memahami konteks sebenarnya dari rekaman pendek yang beredar.
Demonstrasi "Indonesia Sadar" sendiri merupakan aksi penyampaian aspirasi skala besar yang melibatkan elemen mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta pada 28 Oktober 2026. Bundaran HI menjadi salah satu titik kumpul utama yang mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan untuk mengantisipasi potensi kerusuhan.