- Ahrie Sonta Nasution adalah perwira tinggi Polri kelahiran Bandung tahun 1981 dan lulusan Akademi Kepolisian tahun 2002.
- Ia berpengalaman menangani berbagai kasus besar termasuk sindikat narkotika internasional dan penangkapan buronan korupsi Djoko Tjandra di Malaysia.
- Ia resmi ditunjuk menjadi ajudan Presiden Prabowo Subianto pada Oktober 2024 sebelum dipromosikan menjadi Brigadir Jenderal Polisi.
Suara.com - Nama Ahrie Sonta Nasution menjadi salah satu sosok perwira Polri yang menarik perhatian publik. Ia dikenal sebagai mantan ajudan Presiden Prabowo Subianto dari unsur Kepolisian Republik Indonesia (Polri), sekaligus pernah menjadi sekretaris pribadi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sebelum namanya dikenal luas di lingkungan Istana, Ahrie telah memiliki pengalaman panjang di berbagai satuan kepolisian. Ia pernah bertugas di bidang lalu lintas, reserse narkoba, hingga menduduki sejumlah posisi strategis di tingkat wilayah dan Mabes Polri.
Kariernya juga diwarnai keterlibatan dalam sejumlah operasi besar, termasuk pengungkapan jaringan narkotika dan penangkapan buronan kasus korupsi Djoko Tjandra di Malaysia.
Lantas, siapa sebenarnya Ahrie Sonta Nasution? Bagaimana latar belakang pendidikan dan perjalanan kariernya hingga dipercaya menjadi ajudan Presiden Prabowo?
Profil Ahrie Sonta Nasution
Ahrie Sonta Nasution merupakan perwira tinggi Polri kelahiran Bandung, Jawa Barat, pada 2 April 1981. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2002.
Sejak awal berkarier sebagai anggota kepolisian, Ahrie menjalani penugasan di sejumlah wilayah, termasuk Jawa Barat, Sumatera Selatan, Jawa Timur, dan Polda Metro Jaya.
Ia memiliki pengalaman di bidang lalu lintas dan reserse, sebelum akhirnya dipercaya menduduki jabatan strategis di lingkungan pimpinan Polri.
Namanya semakin dikenal ketika menjabat sebagai Sekretaris Pribadi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pada Oktober 2024, Ahrie kemudian terpilih menjadi ajudan Presiden Prabowo Subianto dari unsur Polri.
Riwayat Pendidikan Ahrie Sonta
Ahrie Sonta merupakan perwira yang memiliki latar belakang pendidikan kepolisian cukup panjang.
Setelah menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian pada 2002, ia melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2009.
Berikut sejumlah riwayat pendidikan yang pernah ditempuh Ahrie:
- Akademi Kepolisian (Akpol), 2002.
- Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), 2009.
- Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri, 2016.
- Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri, 2024.
Selain pendidikan dalam negeri, Ahrie juga pernah mengikuti sejumlah pendidikan dan pelatihan internasional.
Di antaranya Politie Academy di Apeldoorn, Belanda, pelatihan Crime Scene Analysis by Visual Comparison di Jerman, serta Joint Special Operations University di Tampa, Florida, Amerika Serikat.
Bekal pendidikan tersebut menjadi bagian dari perjalanan pengembangan kompetensinya selama bertugas di kepolisian.
Rekam Jejak Karier Ahrie Sonta di Kepolisian
Perjalanan karier Ahrie Sonta tidak langsung berada di lingkaran pimpinan Polri. Ia mengawali pengabdiannya melalui sejumlah penugasan kewilayahan.