Pegasus Dipakai Polisi Israel Memata-matai Warganya, Sekarang Dipakai Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo?

Rabu, 04 November 2026 | 11:19 WIB
Pegasus Dipakai Polisi Israel Memata-matai Warganya, Sekarang Dipakai Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo? [Istimewa]
BACA 10 DETIK
  • Bareskrim menahan eks Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan dua jenderal terkait dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
  • Kasus penyadapan ini terungkap berdasarkan investigasi panjang Suara.com bersama konsorsium IndonesiaLeaks mengenai perangkat spionase Pegasus buatan Israel.
  • Kepolisian Israel membeli perangkat spionase Pegasus pada Desember 2013 dan menggunakannya untuk menyadap warga negara sendiri.

Informasi yang diperoleh melalui unit SIGINT juga disebut dapat diteruskan kepada lembaga penegak hukum lainnya.

Di antaranya Otoritas Sekuritas Israel, Otoritas Persaingan Israel, otoritas pajak, hingga Departemen Investigasi Internal Kepolisian.

Aktivis Anti-Netanyahu Ikut Jadi Sasaran

Salah satu kelompok yang menjadi target penyadapan adalah para aktivis yang memimpin demonstrasi menentang mantan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Aksi protes terhadap Netanyahu semakin menguat sepanjang 2020, ketika pandemi Covid-19 melanda Israel dan pemerintah memberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat.

Di tengah meningkatnya tekanan politik, polisi disebut memperketat tindakan terhadap demonstran, termasuk para pemimpinnya.

Namun, para aktivis tersebut diduga tidak mengetahui bahwa ponsel mereka telah disusupi Pegasus.

Perangkat lunak itu memungkinkan polisi mengakses isi komunikasi dan informasi pribadi melalui peretasan jarak jauh.

Menurut laporan Calcalist, perintah penyadapan terhadap sejumlah warga yang bukan pelaku kejahatan maupun tersangka diberikan oleh pejabat tinggi kepolisian.

Pelaksanaannya dilakukan oleh unit siber khusus di bawah divisi intelijen sinyal atau SIGINT.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com