- Rektor UGM Ova Emilia membeberkan bukti akademik resmi bahwa Joko Widodo kuliah sejak 1980.
- Joko Widodo tercatat menyelesaikan evaluasi sarjana muda dan lulus dari Fakultas Kehutanan UGM pada 1985.
- Pihak UGM menegaskan telah menyerahkan seluruh dokumen arsip ijazah dan bukti akademik untuk proses hukum.
Selain catatan akademik, UGM memastikan Jokowi telah menerima ijazah asli sesuai ketentuan. Namun, keputusan untuk memperlihatkan dokumen tersebut kepada publik sepenuhnya menjadi kewenangan pemilik ijazah.
"Joko Widodo telah menerima ijasah asli sesuai ketentuan. Sejak itu, segala hal yang terkait ijazah tersebut, termasuk keputusan menunjukkan kepada publik atau tidak, merupakan tanggung jawab yang bersangkutan," ucapnya.
Terkait foto ijazah Jokowi yang memperlihatkan dirinya mengenakan kacamata, Ova menjelaskan aturan pada masa itu tidak melarang penggunaan kacamata biasa.
"Di masa itu yang dilarang adalah foto diri dengan kacamata hitam," tambahnya.
Ketentuan tersebut merujuk pada pengumuman Pembantu Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat tertanggal 3 November 1984.
"UGM juga memiliki arsip ijazah lainnya yang menunjukkan foto diri berkacamata," jelasnya.
UGM Hormati Proses Hukum
Terpisah, Juru Bicara UGM I Made Andi Arsana mengatakan kampus menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
Ia menyebut UGM telah menjalankan perannya dengan memberikan bukti-bukti yang diperlukan.
"UGM menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan telah melakukan peran sebagaimana mestinya, termasuk memberikan bukti-bukti yang diperlukan," kata Made Andi saat dikonfirmasi, Jumat (6/11/2026).
Ia menambahkan, sejauh ini belum ada informasi tambahan yang perlu disampaikan kepada publik. Namun, UGM akan memberikan keterangan jika terdapat perkembangan lebih lanjut.
"Sejauh ini tidak ada informasi yang perlu ditambahkan. Jika ada perkembangan yang perlu disampaikan, kami akan lakukan pada kesempatan pertama," pungkasnya.