Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto Berdoa Indonesia Dijauhkan dari Anasir Jahat yang Tamak Kekuasaan

Sabtu, 07 November 2026 | 21:38 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto berziarah ke makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur.
BACA 10 DETIK
  • Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan kader partai berziarah ke makam Bung Karno di Blitar pada Sabtu, 7 November 2026.
  • Hasto berdoa agar Indonesia terhindar dari pihak tamak kekuasaan.
  • Ia juga mengingatkan penyelenggara negara agar menjadikan keteladanan pahlawan sebagai pegangan dalam menjalankan kekuasaan.

Suara.com - Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto Berdoa Indonesia Dijauhkan dari Anasir Jahat yang Tamak Kekuasaan


Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memanjatkan doa agar Indonesia dijauhkan dari pihak-pihak yang tamak kekuasaan dan mengabaikan nilai etika, moral, serta kebenaran.

Doa tersebut disampaikan Hasto saat berziarah ke makam Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno di Blitar, Jawa Timur, Sabtu (7/11/2026) sore, menjelang peringatan Hari Pahlawan.

"Kami memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar Indonesia dapat dibebaskan dari berbagai anasir-anasir jahat yang mencoba menjauhkan dari cita-cita para pahlawan bangsa dengan berbagai ketamakan kekuasaan, dengan pengelolaan kekuasaan yang tidak lagi didasarkan pada nilai-nilai etika, moral, dan kebenaran," tuturnya.

Hasto mengatakan, ziarah tersebut menjadi momentum untuk kembali menggelorakan cita-cita para pendiri bangsa.

Ia mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia diperjuangkan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur serta berpihak kepada rakyat kecil.

"Kami secara khusus nyekar ke makam Bung Karno, proklamator dan bapak bangsa Indonesia, ya sekaligus juga dalam rangka peringatan Hari Pahlawan. Untuk menggelorakan kembali bahwa Republik Indonesia ini dibangun dengan cita-cita besar untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, yang berdaulat, yang berpihak kepada rakyat marhaen, rakyat yang tertindas, yang diperlakukan tidak adil," ujar Hasto.

Ia juga mengingatkan para penyelenggara negara agar menjadikan keteladanan para pahlawan sebagai pegangan dalam menjalankan kekuasaan.

Menurutnya, jabatan publik harus dijalankan dengan menjunjung tinggi hukum dan memperjuangkan keadilan serta kemakmuran rakyat.

Hasto turut menyinggung pentingnya kritik dan otokritik di internal PDIP.

Ia menyebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri selalu menginstruksikan kader partai untuk menjaga agar perjuangan politik tetap berada pada jalur yang benar.

"Kami selalu diinstruksikan untuk terus melakukan kritik dan otokritik agar PDI Perjuangan juga dapat mengawal pada rel yang benar terhadap seluruh gerak nafas kehidupan berbangsa dan bernegara kita," ungkapnya.

Berdasarkan pantauan Suara.com, Hasto berziarah bersama sejumlah kader PDIP dengan mengenakan kemeja putih. Ia mengikuti doa di makam Bung Karno, kemudian menaburkan bunga di makam sang proklamator serta makam ayah dan ibunya.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com