Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB
AMKLI
BACA 10 DETIK
  • APKLI Merah Putih melantik 125 pengurus DPP periode 2026-2031 di Jakarta pada Minggu, 8 November 2026.
  • Organisasi menyalurkan beasiswa pendidikan serta bantuan modal usaha kepada pedagang kecil, anak anggota UKM, dan yatim piatu.
  • Ketua Umum APKLI Merah Putih mendesak pengusutan tuntas atas dugaan kasus penyadapan telepon Presiden Prabowo Subianto.

Selain pelantikan dan rapat kerja, APKLI Merah Putih menyalurkan bantuan sosial melalui program Sedekah Keselamatan Nusantara Indonesia. Bantuan tersebut menyasar anak-anak anggota UKM PKL, pedagang kecil, serta anak yatim piatu.

Beasiswa pendidikan diberikan kepada siswa SD sebesar Rp 500 ribu, siswa SMP Rp 600 ribu, dan siswa SMA Rp 750 ribu. Organisasi tersebut juga memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp 1 juta kepada masing-masing pedagang kopi keliling dan pedagang asongan.

Sementara itu, santunan untuk anak yatim piatu diberikan sebesar Rp 250 ribu per anak. Penyaluran bantuan ini disebut sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat kecil dan sektor informal.

Hasil Raker Dibawa ke Rakernas Desember 2026

Setelah pelantikan, agenda dilanjutkan dengan rapat kerja untuk membahas program masing-masing bidang, sinkronisasi lintas sektor, serta penetapan arah kebijakan organisasi periode 2026-2031.

Ali mengatakan hasil rapat kerja tersebut akan dibawa ke Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APKLI Merah Putih pada 9 Desember 2026 di Jakarta.

Keputusan Rakernas nantinya akan menjadi acuan pelaksanaan program organisasi, mulai dari tingkat nasional hingga kepengurusan di akar rumput.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com