NTB.Suara.com - Sebuah video viral di media sosial yang menggambarkan kondisi menggemaskan tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia di Riyadh, Arab Saudi.
Belasan TKW itu dikurung, disiksa, dan tak diberi makan dalam sebuah penampungan sempit.
Dikutip dari kanal youtube TKI Stori yang dilihat NTB.Suara.com, Selasa 28 Februari 2023.
Dalam narasi tergambar belasan TKW yang tengah menderita karena dikurung dan diperlakukan tak manusiawi di salah satu tempat penampungan di ibu kota Arab Saudi. Terlihat juga dalam video, wajah-wajah mereka terlihat pasrah dan tertekan.
"Pekerja Migran Indonesia asal Sumedang Jawa Barat mengaku disepak di Riyadh, Arab Saudi," begitu narasi dalam video.
"Pak Jokowi, Pak Ridwan Kamil, Pak Doni (Bupati Sumedang), tolong kami. Tolong kami dipulangkan ke Indonesia," demikian suara salah satu TKW meminta bantuan orang nomer satu di Indonesia.
"Kami dikurung, tidak dikasih makan. Tolong pulangkan kami ke Indonesia," imbuhnya.
Bukan hanya dari Sumedang. Belasan TKW itu ada yang berasal dari Sukabumi, Indramayu, dan daerah lain di Jawa Barat.
Salah satu TKW yang tampak dalam video itu diketahui bernama Halimah (31). Ia merupakan warga Gudang Kahuripan dan identitasnya sudah dipastikan pihak keluarga di Gudang Kahuripan, Lembang, Jawa Barat.
Baca Juga: Jomblo yang Happy, El Rumi Risih Dijodohkan dengan Fuji
Hal itu juga dibenarkan oleh Agus, aparat desa setempat. "Kami menerima laporan ada warga kami yang diduga disekap di Riyadh. Pihak keluarga juga terkejut karena Halimah awalnya pamit kerja ke Cicaheum, bukan ke Arab Saudi."
Di sisi lain, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk mengecek keberadaan TKW asal Jawa Barat tersebut. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor