NTB.Suara.com - Artis sekaligus pendakwah Peggy Melati Sukma sudah punya babak baru dalam menjalani episode kehidupannya.
Kini perempuan kelahiran Cirebon, Jawa Barat pada 13 Juni 1976 itu sudah membangun mahligai rumah tangga bersama seorang pengusaha sukses sekaligus pendakwah bernama Dr Reza Abdul Jabbar.
Reza Abdul Jabbar merupakan pria kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat pada 1975. Namun dia telah lama menjadi warga negara New Zealand karena mengembangkan usaha peternakan di negeri tersebut.
Kini, ilmuwan sekaligus imam besar di New Zealand itu sudah resmi melepas masa duda setelah isteri pertamanya meninggal dunia pada 2021. Adalah Peggy Melati Sukma yang sudah menjanda 11 tahun lamanya menjadi pelabuhan hati. Proses pernikahan pun tanpa melalui pacaran pada umumnya. Istilah dalam Islam adalah "Taaruf".
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBB) taaruf adalah perkenalan. Kemudian dalam konteks pernikahan, taaruf maksudnya adalah perkenalan seorang laki-laki dengan perempuan Islam dengan didampingi pihak ketiga.
Setelah menikah, Reza Abdul-Jabbar memutuskan untuk membawa isterinya tinggal bersama di New Zealand, sambil mengurus proses dokumen kepindahan kewarganegaraan Peggy Melati Sukma.
"Assalamualaikum, kita sudah di New Zealand ne. Alhamdulillah hirobbil alamin. Sekedar kabarin sama temen-temen, berkat doa temen-teman Allah mudahkan. Jajakumullah khairan," ujar Reza Abdul Jabbar, seperti dikutip dari cumicumi.com .
Peggy juga tampak begitu bahagia setelah menikah. Dia pun mengucapkan salam dan menyampaikan banyak terima kasih kepada semua teman yang membantunya selama proses pernikahan hingga berangkat ke bandara menuju New Zealand.
Wanita yang berhijrah sejak 2013 itu pun menceritakan rasa bahagia yang dialaminya saat ini. "Sejauh ini alhamdulillah antara teteh dan suami hari-hari kami diwarnai kenikmatan di dalam menyembah dan menghamba kepada Allah SWT," tuturnya.
Baca Juga: Hariati Sebut Venna Melinda Sering Aniaya Ferry Irawan
Menyerahkan diri kepada Allah SWT dan Rasulnya menjadi modal dasar bagi kedua pasangan itu ketika memulai babak baru dalam kehidupannya.
Konsep itu memang sudah dijalani keduanya dalam kehidupan sehari-hari saat belum bersama atau menjalani kehidupan masing-masing, utamanya dalam menegakkan dakwah.
Peggy juga menceritakan keseharian suaminya yang bekerja di bidang usaha peternakan sehingga banyak berurusan di lapangan. Jadi urusan makanan simpel, urusan sehari-hari juga simpel, tapi orangnya sangat tertib sangat terkelola dan juga komunikatif.
Soal menu makan pun tidak terlalu menjadi persoalan, apa yang dihidangkan saat itu dinikmati. Tapi karena terbiasa hidup dalam suasana dunia barat, tentu makanan berprotein menjadi yang utama, seperti seafood, daging ayam, telur, dan susu.
Perempuan yang bernama lengkap Raden Peggy Melati Purnama Dewi Sukma itu pun mengaku harus berupaya semaksimal mungkin melayani suami sesuai ajaran Islam.
"Dalam ajaran Islam sudah disampaikan bahwa seorang perempuan menjadi pemimpin bagi anak-anaknya, dan di dalam rumah yang ditinggali bersama suaminya. Jadi artinya apa yang diperlukan di dalam rumah itu, kita sebagai isteri yang leading," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya