/
Rabu, 01 Maret 2023 | 13:02 WIB
Dedi Mulyadi (Instagram)

NTB.Suara.com - Malam-malam Dedi Mulyadi menyambangi kediaman bocah kembar Dedi dan Dida. Tujuannya untuk melihat tindaklanjut dari bisnis rongsokan Dida.

Bocah yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Tepatnya di SMPN 6 Subang, Jawa Barat, itu digadang-gadangi bisa menjadi bos rongsokan oleh Kang Dedi, sapaan akrab Dedi Mulyadi.

"Kamu kenapa bengkak kakinya," tanya Kang Dedi kepada Dida seperti dikutip NTB.Suara.com dari kanal youtubenya, Rabu 1 Maret 2023. "Tadi habis main bola," jawab Dida polos sembari menunjuk kakinya yang bengkak. Selanjutnya obrolan santai berlangsung di ruang tamu kediaman Dedi dan Dida.

"Kegiatannya gimana sekarang" tanya Kang Dedi. "Mulung sambil beli barang (rongsokan)," jawab Dida. Kang Dedi pun menanyakan soal MoU dengan OSIS sekolah Dida terkait pembelian botol dan gelas plastik bekas ale-ale.

Ulas Dida, untuk pembelian barang rongsokan di sekolah baru bisa dilakukan pada Jumat nanti.

Sebab, rongsokan masih dikumpulkan oleh pihak OSIS. Jadi, untuk sementara itu membeli rongsokan dan kardus dari kawan-kawan sekitar tempat tinggalnya. 

Kang Dedi juga berpesan kepada Dida untuk bisa menjadi sukses tentu belajar dari hal kecil. Dia mencontohkan, banyak warga Madura yang sukses menjadi juragan rongsokan karena berawal dari hal yang kecil.

"Belajar dari hal yang kecil untuk menjadi orang besar," sebut Kang Dedi yang mendapat anggukan dari Dida. ***

Baca Juga: Kang Dedi Jadikan Dida Bos Rongsokan dengan Modal Rp 1 Juta

Load More