NTB.Suara.com - Kepolisian Sektor Sumbawa, Nusa Tenggara Barat menangkap 4 orang anak usia SMP pada Jumat (3/3/23) pukul 20.30 Wita. Mereka membawa ketapel dan anak sejumlah anak panah.
Keempat pelajar anggota Serigala Malam tersebut masing-masing berinisial WAF, MR,FS dan LRM.
Kapolres Sumbawa AKBP Henry Novika Chandra saat dikonfirmasi melalui Kasi Humas AKP Sumardi menjelaskan penangkapan berawal dari informasi masyarakat terkait adanya sekelompok remaja yang dicurigai membawa panah dan tengah nongkrong di simpang SMPN 4 Sumbawa.
"Keempatnya diamankan saat sedang nongkrong di salah satu warung di dekat sekolah," jelasnya.
Saat melakukan pemeriksaan badan dan jok motor milik para pelajar, polisi menemukan dua ketapel serta tiga anak panah.
Para pelajar tersebut beserta barang bukti kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, NTB.
Ketika dilakukan interogasi lebih dalam dan pemeriksaan handphone, polisi mendapatkan fakta bahwa para pelajar tersebut tergabung dalam anggota Serigala Malam yang beranggotakan sebanyak 64 orang.
"Diketahui keempat pelajar ini baru saja bergabung dan tengah berlatih menggunakan panah," terang AKP Sumardi.
Malam itu juga, para pelajar tersebut yang didampingi orang tua masing-masing membuat surat pernyataan dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya.
Para orang tua juga membubuhi tanda tangannya bahwa sanggup untuk membina dan mengawasi anak-anaknya.
Polisi juga meminta para pelajar untuk melakukan wajib lapor yang didampingi para orang tuanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan