NTB.Suara.com – Komika Arie Kriting buka suara kenapa dirinya dianggap non muslim oleh banyak orang.
Suami dari Indah Permatasari ini menjelaskan akibat sering memainkan peran sebagai non muslim dalam sebuah film, masyarakat kemudian menganggap Atie Kriting non muslim. Apalagi dia berasal dari Indonesia Timur semakin menambah kuat prasangka tersebut.
“Ini akibat ketika main film selalu diberi karakter- karakter, maksud saya gini kalau orang main film menceritakan perang zaman nabi, disitu ada kafir quraisy, masak kau jadi kafir quraisy betul?, kata Arie di youtube HAHAHA TV.
Arie menyebut peran yang dimainkan dalam film tersebut belum tentu menunjukkan identitas dirinya yang asli, dia juga kemudian mencontohkan Gading Martin yang sering dianggap Muslim karena bermain di film religi.
Selain agama, Arie Kriting juga sering dianggap sebagai orang Papua, padahal Arie berasal dari Wakatobi, kepulauan Buton. Hal tersebut membuat dia kadang kesal dengan prasangka orang sebelum bertanya.
Arie menegaskan jangan orang timur hanya diidentikkan dengan agama tertentu, karena identitas suku dan agama dua hal yang berbeda. “Suku dan agama itu dua hal yang terpisah,” kata Arie.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung