NTB.Suara.com - Sebanyak lima orang pelaku perampokan warga negara asing berhasil tertangkap polisi. Satu orang lainnya juga terciduk karena menjadi penadah barang hasil rampokan.
Keenam warga tersebut kini menikmati ruang tahanan di Polres Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Semuanya mengenakan baju rompi orange yang merupakan baju wajib dipakai oleh para tersangka tindak kejahatan.
Kapolres Sumbawa AKBP Henry Novika Chandra menyebutkan lima orang pelaku perampokan berinisial AH, SR, K, HR, HL. Sedangkan satu orang pelaku kasus 480 atau penadah berinisial RL.
Para pelaku tertangkap di lokasi yang berbeda-beda. Pelaku pertama yang tertangkap adalah AH, saat berada di kamar kos-kosan milik temannya di BTN Kekalik, Kota Mataram.
Kemudian Tim Puma Polres Sumbawa melakukan pengembangan sehingga berhasil mengetahui keberadaan K dan SR. Keduanya tertangkap saat berada di Dusun Ai Puntuk, Desa Serading, Kecamatan Moyohilir, Kabupaten Sumbawa.
Petugas kemudian melakukan interogasi singkat dan memperoleh informasi bahwa pelaku telah menjual barang bukti curian berupa emas seberat 41,9 gram di Desa Langam.
Berdasarkan informasi tersebut, petugas kemudian melakukan pencarian dan berhasil mengamankan satu orang pelaku penadah berinisial RL.
Tidak berselang lama, Tim Puma kembali memperoleh informasi terkait keberadaan pelaku lainnya di Desa Lito, Kecamatan Moyohulu. Di sana, petugas berhasil mengamankan dua terduga pelaku berinisial HR dan HL. Keduanya mengakui telah terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan tersebut.
Dari tangan para pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp750 ribu, 2 lembar mata uang asing, sepucuk senjata jenis airsoftgun. Selain itu, tiga unit HP android merk Oppo dan Vivo satu unit sepeda motor Yamaha MX, 1 Unit Sepeda motor trail rakitan.
Barang bukti lain yang diamankan berupa 3 buah parang berbagai ukuran, 1 buah celana training, 1 buah sweater warna biru dongker, 1 buah topi warna hitam, 1 buah baju lengan panjang warna merah, 1 pasang sepatu but warna hijau dan 2 buah tas selempang.
Sebelumnya, Polres Sumbawa menerima laporan bahwa telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan di Jalan Lintas Lantung-Pungkit. Tepatnya sebelum jembatan Desa Lantung, pada Jumat 24 Februari 2023 pukul 10.00 Wita.
Salah satu pelapor bernama Zikrul Muhfid bersama satu orang rekannya dan tiga orang warga negara asing. Pada saat itu hendak melintas di tempat kejadia perkara. Namun, saat itu kendaraan pelapor terhenti akibat sebuah batang pohon jati melintang di tengah jalan.
Kemudian secara tiba-tiba muncul enam orang dari semak-semak dan langsung menghadang serta melakukan perampokan kepada seluruh korban.
Setelah berhasil mengambil barang-barang berharga, para pelaku dengan cepat melarikan diri ke arah hutan jati.
"Para pelaku memiliki perannya masing-masing, sehingga peristiwa perampokan tersebut berlangsung cukup cepat," kata Kapolres. *
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan