NTB.Suara.com - Diagnosa dokter Indonesia terkait kondisi telinga mertua Kiky Saputri yang dinyatakan mengalami stroke telinga mendadak viral.
Apalagi, dalam twitnya komedian itu saat mengajak sang mertua ke Singapura guna mendeteksi kondisi telinga itu malah menjadi bahan tertawaan dokter di sana.
Jelas dokter di Singapura. Sang mertua bukan mengalami stroke telinga, tapi cuma dampak dari flu atau bindeng di telinga.
Atas Twit itu, ada juga yang mencela Kiky Saputri karena membandingkan kualitas dokter di Indonesia dengan Singapura.
Jelas akan kalah dalam bidang kecanggihan teknologi. Tapi, bukan soal kemampuan.
Meski banyak komentar miring, tapi tidak demikian dengan dokter Tirta.
Dokter yang juga penggiat media sosial itu menilai bahwa apa yang diungkapkan Kiky Saputri adalah kritik yang membangun. Khususnya untuk dunia kedokteran di Indonesia.
"Jadi secara umum saya justru berterimakasih kepada mbak @kikysaputrii dan teman teman sekalian. Karena kritik dari pasien adalah bentuk salah satu kepedulian agar saya bisa lebih maju nantinya sebagai dokter. Terimakasih," begitu komentar dokter Tirta dikutip NTB.Suara.com dari akun media sosialnya, Sabtu 11 Maret 2023.
"Justru apa yg disampaikan mbak kiki ini harusnya kita Jadikan ini sebagai autokritik supaya saya tetap bisa menjaga kualitas komunikasi, edukasi dan pelayanan. Meski klinisi atau nonklinisi, kita tetap harus rutin belajar," imbuhnya.
Baca Juga: Ketemu Kiky Saputri saat Honeymoon, Ayu Ting Ting Niat Kawin Lagi: Ama Bang Boy
Untuk itu, dokter di Indonesia selain belajar dari jurnal maupun akademis.
Juga harus mulai belajar menerima kritik guna meningkatkan potensi diri. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah
-
Usai Bertemu Presiden, John Herdman Fokus Persiapkan Timnas Indonesia Hadapi Dua Kompetisi Ini
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship