NTB.Suara.com - Beredar kabar Kepala Desa (Kades) di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang merupakan mantan anak punk ternyata bukan kaleng-kaleng. Dia dikabarkan tamatan magister atau S2 di salah satu perguruan tinggi di Ibu Kota.
Berdasarkan penelusuran terkait viralnya Kades Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Dian Siswandi (37) yang berambut mohawk berwarna kuning dengan suara merdu. Dari kanal YouTube KompasTV diketahui memang benar yang bersangkutan jebolan S2.
Di mana pria kelahiran 22 April 1985 itu menamatkan kuliah S1 di Sekolah Tinggi Agama Islam Bina Madani Tangerang Selatan.
Selanjutnya mengambil S2 di Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Mitra Indonesia. “Ada yang menilai baik dan tidak dengan penampilan saya.
Yang penting, saya memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” kata Siswandi kepada KompasTv dikutip NTB.Suara.com, Selasa 14 Maret 2023.
Namun begitu, dirinya kini fokus untuk membangun desa tanah kelahirannya. Soal rencana pemanggilan dirinya oleh pemerintah daerah. Pihaknya tidak terlalu ambil pusing.
Sebab, tidak ada aturan baku terkait rambut kepala desa. "Yang penting kan tujuannya baik, bagaimana program bisa tersampaikan, kegiatan ekonomi masyarakat dapat dipublikasikan, sehingga ada orang luar yang mau berbelanja di sini dan terjadi perputaran ekonomi," terangnya.
Tujuan dirinya berambut mohak ala anak punk memang agar viral dan mempromosikan desanya. Jadi, potensi desa dengan sendirinya bisa terangkat dan diharapkan bisa membuat kemajuan di desa tersebut. ***
Baca Juga: Berikut Daftar Musuh Nursyah! Selain Arie Kriting dan Indah Permatasari
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa
-
Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist
-
Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?
-
Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026
-
Ulasan Flat Girls: Menenun Luka, Kelas Sosial, dan Cinta Remaja yang Rapuh
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Hajar Swedia 5-1, Belanda Melesat Puncaki Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026
-
5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal 'Mandi Uang' di Hari Minggu 21 Juni 2026