NTB.Suara.com - Dedi Mulyadi memiliki mimpi untuk terus berguna dan membantu masyarakat. Begitu juga dengan tiga bocah pemulung yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama atau SMP.
Ketiganya yakni kembar Dedi dan Dida akhirnya dipertemukan di Lembur Pakuan oleh Kang Dedi dengan Neng Tia. Ketiga bocah yang diharapkan bisa sukses di masa mendatang itu pun saling memotivasi.
Dida yang mengatakan kepada Neng Tia bahwa dirinya kini jadi pengepul barang rongsokan berkat bantuan dari mantan bupati Purwakarta dua periode tersebut.
Selain tetap sebagai pemulung, dirinya kini sudah bisa membeli barang rongsokan di SMP yang sudah bekerjasama.
Pada kesempatan itu, dia juga bercerita bahwa kini sedang menjajaki kerja sama dengan toko sepatu untuk mendapat kardus. Begitu juga dengan pabrik. Tapi untuk pabrik masih malu.
"Harus ketemu dengan pimpinannya," kata Dida dalam tayangan video di kanal YouTube Kang Dedi dikutip NTB.Suara.com, Senin 20 Maret 2023.
"Mengapa harus malu, untuk menjadi orang sukses dan berhasil tidak boleh malu," sebut Kang Dedi menyemangati.
Kang Dedi berharap juga kepada ketiganya bisa menjadi bandar rongsokan. Sehingga usahanya bisa maju dan menjadi tumpuan perbaikan ekonomi keluarga. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
PGRI Jatim Murka, Lahan SD Aktif di Blitar Mau Digusur Demi KDMP
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Ahmad Sahroni: Pengendara Harley Davidson Jangan Norak!
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden