NTB.Suara.com- Akris Nikita Mirzani dalam unggahan story instagramnya menanggapi terkait kasus Dito Mahendra tentang 15 senjata api, yang ditemukan KPK di Bilangan Jakarta Selatan.
Nikita Mirzani meminta kepolisian untuk mengusut tuntas kepemilikan senjata api tersebut.
’Serem bener mainan Dito senpinya lengkap sama peluru tajam, tolong segera diusut sampai tuntas Pak @listyoprabowo dan diinfokan kepada masyarakat, jangan-jangan senpi terafiliasi dengan kegiatan terorisme di Indonesia,’’ Postingan Nikita Mirzani, Selasa (21/3).
’@Bareskrim.polri, tolong segera diusut sampai tuntas. Panggil Dito Mahendra tangkap kalau perlu masyarakat butuh tahu, sangat mengerikan warga sipil memiliki 15 senpi lengkap dengan peluru tajam teroris…,’’ kata kata ibu dua anak itu.
‘’Bapak-bapak yang terhormat tolong segera dijadikan TSK dan DITAHAN saudara Dito, jika tidak segera diambil tindakan tegas.. nanti pelaku bisa kesempatan menghilangkan barbuk-barbuk (barag bukti) yang lain, terima kasih atas atensinya," kata Nikita.
Dia kemudian melanjutkan pernyataannya.
"Jika alasan kepemikikan senpi untuk menjaga Nurhadi, kenapa disimpan sampai sekarang sedangkan Nurhadi sudah ditahan???"
"Kenapa senpi itu ada di rumah Dito Mahendra bahkan sampai dibuatkan ruangann khusus?? Nurhadi ini pejabat penting di lingkungan lembaga yudikatif, Nurhadi berhak mendapatkan pengawalan kepolisian. Dan selama dinas Nurhadi memperoleh pengawalan dari personel Brigade Mobil (Brimob) apa fungsi Dito Mahendra dalam kepemilikan senpi dan hubungannya dengan Nurhadi," urainya.
"Semoga Polri segera mengusut tuntas"kata Nikita Mirzani. ***
Baca Juga: Menakar Untung Rugi Larangan Pakaian Bekas dari Luar Negeri Alias Thrifting
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus