NTB.Suara.com- Akun resmi Pemprov Bali membatasi kolom komentar instagram mereka terlihat pada Senin (27/3) siang ini.
Dari pantauan di akun resmi Pemprov Bali ini ternyata bukan hanya kolom komentar unggahan terbaru saja yang dibatasi, namun juga membatasi kolom komentar untuk unggahan-unggahan sebelumnya.
Dari tampilan digital kolom komentar netizen yang mampir ke akun resmi ini, terlihat banyak komentar serangan netizen yang ditujukan kepada Gubernur Bali I Wayan Koster.
Komentar ini pasca adanya penolakan Gubernur Bali terkait Israel yang menjadi salahsatu kontestan Piala Dunia U-20.
Banyak netizen yang sangat menyayangkan adanya penolakan dari Gubernur Bali I Wayan Koster tersebut.
Seperti diketahui Bali menjadi salahsatu tuan rumah di Indonesia dalam laga Piala Dunia U-20
"Jangan gabungkan politik dgn Olahraga! Kl mau generalisir, wisman Russia jg jgn diterima sekalian.. itu baru konsisten," kata pemilik akun@victorlayata, dikutip pada Senin (27/3).
"Klo menolak Israel scr diplomatik tdk apa2 la ini sepak bola pak bukan diplomatik pak. Ingat ya pak,mungkin hbs bpk menolak timnas israek U20 pariwisata bali akan kena imbasnya," kata @matyono42.
"Piala dunia tolak Israel, tp delegasi israel th lalu ditrima," jelas @donking11_bsg.
Baca Juga: Aksi Moana Anak Ria Ricis Manjat Pagar Saat Main di Mall Bikin Netizen Gemas
Ada juga yang menuliskan tagar cukup 1 periode. "#Cukup1Periode," jelas @rafalemaniac.
"Ini sepak bola bukan politik, jangan campur aduk politik dg sepak bola pak," jelas @matyono42.
Selain akun Pemprov Bali, akun Gubernur Bali Wayan Koster juga diserang netizen.
Serangan yang sama juga ditujukan kepada Ganjar Pranowo yang sama-sama ikut menolak Piala Dunia digelar di daerahnya lantaran ada Israel.
Banyak netizen juga yang tidak akan memilih Ganjar dalam pagelaran pemilu apapun.
"Tolak pak ganjar sebagai pilpres 2024," kata pemilik akun @aim_bima_gampinganpagak. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Imigrasi Sumut Gandeng Pemkab Langkat, Layanan Keimigrasian Segera Lebih Dekat ke Warga
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Dosen Unair Ikut Demo Bersama Aliansi Rakyat Surabaya Menggugat, Tuntut Prabowo-Gibran Mundur
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan
-
Hubungi Keluarga Korban via Telepon, Hotman Paris: Jangan Takut, Laporkan Jika Ada Korban Lain
-
Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU
-
Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!