NTB.Suara.com - Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), diterjang banjir pada Selasa (4/4/2023) malam. Nursyah, mertua Arie Kriting pun bersedih karena ribuan warga terdampak bencana alam tersebut.
Ibu mertua Arie Kriting tersebut bersedih karena Kota Bima di NTB, adalah kota kelahirannya. Nursyah mengungkapkan kesedihannya menggunakan lagu berbahasa Bima.
Ibunda dari Indah Permatasari atau isteri Arie Kriting tersebut memvideokan nyanyiannya dengan aplikasi TikTok, kemudian diposting di akun Instagram pribadinya @mustaminnursyah.
Bahkan dalam video nyanyian yang diiringi petikan gitar tersebut, Nursyah menuliskan judul lagunya "Banjir Melanda Kota Bima NGGAHI RAWI PAHU".
"Banjir Kota Bima, Kota kelahiranku Ngaha Aina Ngoho", ucap Nursyah, dikutip NTB.Suara.com dari akun Instagram @mustaminnusrsyah, Minggu (9/4/2023).
Dalam akun Instagram pribadinya, Nursyah juga menjawab pertanyaan netizen tentang apa arti dari lagu yang dinyanyikan menggunakan bahasa Bima.
"Banjir karna di gundul hutannya untuk di garap jadi tanaman petani," katanya menjawab pertanyaan pemilik akun @nur.win2008.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima, NTB, Gufran, menyebutkan sebanyak 24 kelurahan yang tersebar di empat kecamatan dilanda banjir pada Selasa (4/4/2023) malam.
Bencana alam tersebut menyebabkan rumah warga terendam air setinggi lutut hingga dada orang dewasa dan sebanyak 4.351 jiwa terdampak. Selain itu, banjir juga merendam tanaman petani di areal persawahan.
Baca Juga: Fuji Bacakan Lirik Lagu Terbaru Thariq Halilintar, Reaksi Sang Kakak Disorot
"Untuk membantu meringankan beban warga yang berpuasa dan terdampak banjir, kami membangun dapur umum yang menyediakan makanan siap santap untuk sahur. Dapur umum tersebut beroperasi selama tiga hari karena Kota Bima dalam status tanggap darurat hingga 14 hari ke depan," katanya dalam keterangannya, Rabu (5/4/2023).
Forum Daerah Aliran Sungai dan Lingkungan Hidup (Fordas-LH) NTB juga menyatakan bahwa banjir yang melanda empat kabupaten/kota di Pulau Sumbawa, termasuk Kota Bima, disebabkan kerusakan hutan lindung. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
30 Kode Redeem FC Mobile 10 Mei 2026: Klaim 500 Poin Naik Peringkat dan Pemain Bintang OVR 117
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Cerita Orang AS Rela Keluar Duit Buat Nonton Bola Jelang Piala Dunia 2026
-
Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak