Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencekal Mahendra Dito Sampurno alias Dito Mahendra untuk bepergian ke luar negeri. Pasalnya, pria yang pernah menjebloskan selebritis Nikita Mirzani ke penjara itu dianggap tidak kooperatif dengan penyidik.
Berita tentang Dito Mahendra yang dicekal bepergian ke luar negeri tersebut membuat Nikita Mirzani merasa happy (bahagia). Hal itu diungkapkan dalam postingan di akun Intagram pribadinya @nikitamirzanimawardi_172.
"Ya Allah gue happy bgt yah baca berita hari ini. Modar kau dito mahendra Sekarang udh di cekal," ucap Nikita Mirzani dikutip NTB.Suara.com di Instagram @nikitamirzanimawardi_172, Senin (10/4/2023).
Ungkapan happy Nikita Mirzani atas pencekalan Dito Mahendra tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet. Bahkan, ada dari mereka minta diundang syukuran jika Dito dipenjara.
"Kalo Siih molen d pnjara NYAI SYUKURAN .. undang-undang ya nyai," ucap pemilik akun @dewikania25 sambil menunjukkan emoji tertawa.
Nikita Mirzani pun menanggapi permintaan netizen tersebut. "@dewikania25 pastii. Syukuran terbuka semua rakyat Indonesia gue undang ... gue booking KFC. Tergantung di mana sih gembrot di tahan," kata perempuan yang juga akrab disapa Nyai itu.
Sementara itu, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan pencegahan terhadap Dito Mahendra berlaku hingga Oktober 2023. Namun dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan penyidikan.
KPK telah mengajukan cegah untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri ke Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
"Tindakan tersebut juga merupakan upaya mempercepat proses penyelesaian perkara," kata Ali, dikutip dari Antara.
Baca Juga: Honorer Dishub Pekanbaru Tewas Diduga Ditusuk, Satunya Lemas Tak Berdaya
Dito Mahendra adalah salah satu saksi dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk tersangka mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?