NTB.Suara.com - Baru-baru ini beredar video di media sosial yang mengklaim bahwa praktisi pengobatan alternatif Ida Dayak diundang ke Jerman.
Dari video yang beredar, adapun narasi yang disampaikan bahwa undangan tersebut berasal dari seorang dokter ternama di Jerman yang ingin menjalankan praktik pengobatannya dengan fasilitas yang lebih layak.
Konten ini pun dibagikan oleh sebuah akun Facebook Ibu Ida Dayak pada 30 Maret 2023 dengan judul "Ibu Ida Dayak Di Jemput Oleh Orang Jerman. Dan Inilah Jawaban Dari Ibu Ida Dayak Ke Orang Jerman".
Video berdurasi 3 menit 13 detik itu telah ditonton lebih dari 16.000 kali sejak diunggah. Video itu memuat kolase foto Ida Dayak dan foto seorang dokter.
"Hari ini Ibu Dayak menerima tawaran kerja sama dari sang dokter Jerman," demikian narasi yang dibacakan narator.
Lantas benarkah kabar tersebut?
Penjelasan:
Dari penelusuran yang dilakukan bahwa foto dokter yang diperlihat dalam video tersebut diambil dari DW (16/5/2023) dengan judul "Ramadan di Jerman di Masa Pandemi Corona."
Diketahui dokter tersebut bernama Kynann Anindita yang merupakan dokter asal Indonesia yang bekerja di Rumah Sakit Klinikum Stuttgart Jerman sejak 2017.
Baca Juga: Jadi Andalan Jokowi, Erick Thohir Dianggap Berpeluang Diusung Jadi Cawapres Koalisi Besar
Di dalam artikel yang diambil fotonya tersebut menceritakan tentang pengalaman Kynann dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan di Jerman. Selain itu juga tidak ada informasi yang memuat mengenai Ibu Ida Dayak.
Di lain sisi, Ibu Ida Dayak sendiri juga telah mengklarifikasi bahwa ia tidak pernah pergi ke Jerman. Ibu Ida Dayak juga mengaku bahwa ia takut naik pesawat sehingga tidak benar bahwa ia pernah pergi ke Jerman. Video ini diunggah oleh kanal petualang Ibu Dayak pada 8 April 2023."Boro-boro ke Jerman. Ketemu dokter Jerman aja belum," kata Ida Dayak.
Kesimpulan:
Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa konten yang menyebutkan bahwa Ida Dayak Dapat Tawaran Kerja Sama dari Dokter Jerman adalah tidak benar alias Hoaks. Konten yang ada di dalamnya masuk ke dalam kategori konten manipulasi. (Riadin Asy/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Diusir Pelatih FC Twente, Mees Hilgers Buka Suara Akui Didekati Feyenoord
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
-
Kenaikan Harga Beras dan Rokok Dorong Warga Hampir Miskin Jatuh ke Jurang Kemiskinan
-
Mengenal Fenomena 'Deskilling': Benarkah AI Perlahan Menurunkan Keterampilan Berpikir Manusia?
-
Aturan BPJS vs Ekspektasi Pasien: Siapa yang Sebenarnya Perlu Disalahkan?
-
Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya
-
Rincian Bunga Deposito BRI dan BNI Terbaru Tahun 2026
-
Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua
-
Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir
-
Dipimpin Hakim Richard Edwin Basoeki, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 dan Agustus