/
Kamis, 13 April 2023 | 19:01 WIB
Kolase - Ida Dayak dan potret masa lalu Presiden Soekarno. (Sumber foto: tangkapan layar facebook Ibnu Ida Dayak)

NTB.Suara.com - Baru-baru ini beredar video di media sosial yang mengklaim bahwa praktisi pengobatan alternatif Ida Dayak diundang ke Jerman.

Dari video yang beredar, adapun narasi yang disampaikan bahwa undangan tersebut berasal dari seorang dokter ternama di Jerman yang ingin menjalankan praktik pengobatannya dengan fasilitas yang lebih layak.

Konten ini pun dibagikan  oleh sebuah akun Facebook Ibu Ida Dayak pada 30 Maret 2023 dengan judul "Ibu Ida Dayak Di Jemput Oleh Orang Jerman. Dan Inilah Jawaban Dari Ibu Ida Dayak Ke Orang Jerman".

Video berdurasi 3 menit 13 detik itu telah ditonton lebih dari 16.000 kali sejak diunggah. Video itu memuat kolase foto Ida Dayak dan foto seorang dokter.

"Hari ini Ibu Dayak menerima tawaran kerja sama dari sang dokter Jerman," demikian narasi yang dibacakan narator.

Lantas benarkah kabar tersebut?

Penjelasan:

Dari penelusuran yang dilakukan bahwa foto dokter yang diperlihat dalam video tersebut diambil dari DW (16/5/2023) dengan judul "Ramadan di Jerman di Masa Pandemi Corona."

Diketahui dokter tersebut bernama Kynann Anindita yang merupakan dokter asal Indonesia yang bekerja di Rumah Sakit Klinikum Stuttgart Jerman sejak 2017.

Baca Juga: Jadi Andalan Jokowi, Erick Thohir Dianggap Berpeluang Diusung Jadi Cawapres Koalisi Besar

Di dalam artikel yang diambil fotonya tersebut menceritakan tentang pengalaman Kynann dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan di Jerman. Selain itu juga tidak ada informasi yang memuat mengenai Ibu Ida Dayak.

Di lain sisi, Ibu Ida Dayak sendiri juga telah mengklarifikasi bahwa ia tidak pernah pergi ke Jerman. Ibu Ida Dayak juga mengaku bahwa ia takut naik pesawat sehingga tidak benar bahwa ia pernah pergi ke Jerman. Video ini diunggah oleh kanal petualang Ibu Dayak pada 8 April 2023."Boro-boro ke Jerman. Ketemu dokter Jerman aja belum," kata Ida Dayak.

Kesimpulan:

Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa konten yang menyebutkan bahwa Ida Dayak Dapat Tawaran Kerja Sama dari Dokter Jerman adalah tidak benar alias Hoaks. Konten yang ada di dalamnya masuk ke dalam kategori konten manipulasi. (Riadin Asy/*)

Load More