NTB.Suara.Com – PT Transjakarta yang dikenal menjadi operator Bus Rapid Transit (BRT) yang ada di wilayah Jakarta, Bus Transjakarta dikenal sebagai moda transportasi umum yang sangat dikenal oleh masyarakat Jakarta, transportasi ini juga menjadi pilihan bagi banyak warga ibu kota saat berpergian ke luar rumah.
Dikutip NTB.Suara.Com dari laman resmi Twitter @PT_Transjakarta pada Jumat, 14 April 2023 terdapat kabar dari perusahaan Transjakarta menaikkan tarif untuk layanan perjalanan Bus Transjakarta dan juga mikrotrans.
Kenaikan tersebut dimunculkan pada Senin, 10 April 2023 yang menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.
Beberapa warga ibu kota nampak setuju dengan adanya kenaikan tarif yang dilakukan perusahaan tersebut namun ada juga yang menentang terkait adanya kebijakan tersebut.
Beberapa warga ibu kota berpendapat jika kenaikan tarif Transjakarta, justru akan menimbulkan penurunan konsumen yang menggunakan moda transportasi ini dan beralih ke kendaraan pribadi.
Selain itu, banyak warga ibu kota yang merasakan jika kebijakan ini terasa tidak adil karena justru akan menambah ruang kemacetan di sekitar ibu kota akibat dari orang-orang beralih ke kendaraan pribadi.
Sebagian warga ibu kota yang mendukung dengan adanya kenaikan tarif Bus Transjakarta berpendapat jika kenaikan tarif tersebut sangat wajar karena tarif Transjakarta belum pernah naik sejak tahun 2006.
Anggaran subsidi untuk moda transportasi Bus Transjakarta mencapai Rp100 miliar pada tahun 2006 sedangkan hingga tahun 2023 DKI Jakarta telah mengucurkan dana/ anggaran mencapai Rp3,5 triliun.
Selain itu juga, UMR Jakarta saat ini mengalami kenaikan lima kali lipat dibandingkan tahun 2006 sedangkan subsidi Bus Transjakarta telah mengalami kenaikan berkali-kali lipat dibandingkan subsidi sebelumnya.
Baca Juga: Setelah Beli Tas Emas, Mira Hayati Sawer Kru TV hingga Dihentikan Raffi Ahmad
Untuk kenaikan tarif Bus Transjakarta dan mikrotrans sebenarnya tidak terlalu tinggi di kisaran Rp4.000 dan Rp5.000 yang sudah dijelaskan di akun Twitter resmi Transjakarta.
Akan tetapi usulan tersebut telah menimbulkan pro dan kontra di warga ibu kota. Bahkan beberapa di antaranya tidak setuju dengan adanya kebijakan kenaikan tarif tersebut yang dianggap akan menambah beban biaya hidup.
Mengenai kenaikan tarif warga ibu kota diimbau untuk melakukan survey pada tautan bit.ly/TarifTJ untuk mengetahui respons masyarakat terkait kebijakan ini.
Dalam meminimalisir masalah yang terjadi perlu dilakukan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi sehingga terdapat sinergi antara masyarakat, moda transportasi dan juga pemerintah.
Pemerintah seharusnya mempertimbangkan terlebih dahulu mengenai kebutuhan masyarakat, mengevaluasi juga mengenai dampak kenaikan tarif Bus Transjakarta yang nantinya ditimbulkan yang bisa membawa impact kepada biaya hidup yang semakin tinggi.
Selain itu, moda transportasi Bus Transjakarta perlu meningkatkan kualitas layanan serta keamanan yang lebih baik sehingga kepercayaan warga ibu kota juga semakin meningkat terhadap moda transportasi umum, Transjakarta.
Selain itu juga warga ibu kota harus mendukung terkait kebijakan ini yang menjadikan moda transportasi ini sebagai pilihan yang aman dan nyaman untuk digunakan yang tentunya mengurangi ruang kemacetan di sekitar ibu kota Jakarta. (*/Haryo)
Sumber foto: pinterest
Caption foto: salah satu bus Transjakarta yang tengah melaju di jalanan ibu kota Jakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun
-
Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta
-
Harga Minyak Mentah di bawah 100 dolar AS, Stok Pertalite dan Biodiesel Diklaim Aman
-
Pekerja Garmen Didominasi Perempuan, Kesadaran Risiko Kanker dan Deteksi Dini Perlu Diperkuat
-
HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti
-
Tanggapan Menhut Raja Juli Terkait Uang Amplop dari Suhardiman Amby
-
Bambang Harymurti Usul RUU Perampasan Aset Beri Perlindungan bagi Harta Bersama Suami-Istri
-
Shokz OpenDots 2 Resmi Masuk Indonesia, Bawa Dolby Audio dalam Desain Open-Ear Fashion
-
4 Facial Wash Anti-Aging Rawat Elastisitas Kulit, Harga Murah Rp30 Ribuan
-
Sleman Siaga Karhutla, Lereng dan Hutan Gunung Merapi Jadi Perhatian