NTB.Suara.com - Kabar perceraian Ari Wibowo dan Inge Anugrah cukup mengejutkan publik. Pasalnya, selama ini tidak ada gosip miring yang beredar terkait rumah tangga mereka.
Ari Wibowo dan Inge Anugrah sendiri telah menikah selama 17 tahun dan dikarunia dua orang anak.
Meski demikian, Inge Anugrah ternyata sempat bercerita mengenai masa-masa berat pernikahannya dengan Ari Wibowo saat anak mereka berusia 9-10 tahun. Hal ini diungkapkannya saat menghadiri podcast Daniel Mananta yang diunggah di Youtube.
Diungkapkannya bahwa masa terberat yang ia rasakan, yakni ketika Ari jarang pulang ke rumah. Ini karena jadwal syuting dan kegiatan-kegiatan lainnya.
"Sempat waktu itu Ari yang harus pergi sampai malam berhari-hari. Sinetron iya dan waktu itu kamu (Ari Wibowo) juga harus menjaga hubungan dengan teman kan," ujar Inge Anugrah dilansir dari Youtube Daniel Mananta Network yang tayang pada Januari 2021.
Lebih lanjut diceritakan oleh Inge, bahwa ia pernah meminta Ari Wibowo untuk menghabiskan waktu di rumah bersamanya dan anak-anak jika tidak ada jadwal syuting sinetron.
"Jadi, aku sempat waktu itu pengennya kalau bukan untuk kerjaan sinetron ya di rumah aja sama aku dan anak-anak," katanya.
Ari Wibowo pun lantas menyambung dengan menjelaskan alasannya jarang di rumah, yakni demi menjalin hubungan dengan teman dan partnernya dalam berbisnis.
Terlebih, Ari Wibowo memiliki beberapa bisnis sebagai sumber penghasilan yang dipersiapkan untuk masa depan keluarga.
Baca Juga: 3 Pemain Muda Persib yang Mencuri Perhatian di BRI Liga 1 2022/2023
Inge Anugrah pun menyampaikan bahwa ia pernah merasa tak memahami maksud dan tujuan Ari Wibowo yang jarang berada di rumah.
"Jadi, aku itu nggak ngertiin sisinya dia tuh harus menjaga hubungan sama partner. Jadi, waktu itu aku sempat pengen dia di rumah aja kalau bukan karena sinetron. Karena kita pengen ngabisin waktu sama kamu (Ari Wibowo)," katanya.
Inge lantas berusaha untuk memahami tujuan suaminya yang sibuk bekerja meskipun dirinya tetap menginginkan Ari wibowo lebih sering berada di rumah.
Namun, ia sudah cukup bersyukur melihat usaha Ari Wibowo menghabiskan waktu bersama keluarga setiap hari Minggu dengan waktu yang singkat.
"Tapi dipikir-pikir lagi ya udah oke, ini untuk kedepannya juga. Tapi, aku juga lihat dia berusaha setidaknya minggu diusahain banget buat keluarga. Sebisa mungkin minggu itu dia ada buat kita. Yaudah terima saja," ujar dia. (Riadin Asy/*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut
-
5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit
-
Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?
-
Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya
-
5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi