/
Senin, 24 April 2023 | 22:28 WIB
Ganjar Pranowo dan Jokowi (Instagram/@ganjar_pranowo)

NTB.Suara.comGanjar Pranowo sah menjadi calon presiden yang siap maju di Pilpres 2024, diusung oleh PDIP.

Namun di hari deklarasinya sebagai calon presiden, elektabilitas Ganjar Pranowo justru merosot dibandingkan lawannya, Anies Baswedan. Disebutkan dari hasil polling di Twitter yang dibuat oleh @ILCTalkshow pada hari Jumat, 21 April 2023.

Dalam polling tersebut diberikan pertanyaan jika Pemilu diadakan hari ini, siapa yang akan dipilih?  Kemudian diberikan 3 pilihan nama, yaitu Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo.

Dari 60 ribu voters, hasil akhir yang didapatkan adalah Prabowo Subianto 19 persen, Anies Baswedan 65 persen, dan Ganjar Pranowo hanya meraup 16 persen.

Diduga angka elektabilitas yang kecil lantaran Ganjar ikut menolak timnas Israel bermain di Piala Dunia U-20. Sementara di wilayah Jakarta profil Ganjar juga kurang dikenal.

Namun dia dengan rasa percaya diri mengaku siap dipasangkan dengan siapapun dalam konstelasi Pilpres 2024 mendatang.

"Saya siap dipasangkan dengan siapapun asal merupakan anak bangsa," kata Ganjar Pranowo dengan harapan wakilnya kelak bisa diajak kerjasama dan memiliki visi misi yang sama, dikutip dari suara.com (23/4/2023).

Langkah awal pemenangannya di Jakarta yaitu dengan mengenalkan sosoknya kepada warga Jakarta dengan berbagai saluran informasi.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gembong Warsono juga memaparkan kemungkinan strategi blusukan seperti yang pernah dilakukan Joko Widodo. Namun langkah pastinya, masih menunggu arahan dari pusat.

Baca Juga: Air Terjun Sumpit, Objek Wisata yang Indah di Sekadau

"Tentunya kami akan melakukan kajian agar pengenalan warga Jakarta terhadap sosok Ganjar menjadi lebih maksimal. Apakah caranya blusukan, apakah pakai cara lain nanti kami rumuskan," kata Gembong Warsono dikutip dari Suara.com (23/4/2023).(M.Iqbal/*)

Load More