NTB.Suara.com - Doddy Sudrajat, ayah Vanessa Angel kembali menuai cibiran netizen. Hal ini ditengarai karena ia bercerita soal Mayang. Menurut pernyataan Doddy, putrinya ini pernah dilamar oleh seorang pengusaha butik asal Turki.
Yang menarik, Doddy Sudrajat mengaku bahwa si pengusaha Turki tersebut bahkan menawarkan 20 ekor unta sebagai pengikat atau tanda pertunangan.
“Yang ngelamar Mayang ini pengusaha butik di daerah Turki. Langsung ngomong sama Daddy, ‘kalau mau ya saya lamar anak bapak dengan 20 unta’,” ujarnya bercerita dalam video yang diunggah ulang akun Instagram @bundsthetic seperti dilansir NTB.Suara.com dari Suara.com pada Kamis (27/4/2023).
Menurut Doddy, budaya memberikan mahar unta sebagai pengikat lamaran atau pertunangan memang sudah menjadi budaya masyarakat Turki. Tak hanya itu saja, Doddy juga sesumbar bahwa harga 1 ekor unta saja bisa setara Rp1 hingga Rp1,5 miliar.
“1 untanya ada yang (harganya) 1 miliar ada yang 1,5 miliar. Jadi, dia tawar (pengikat Mayang sebanyak) 20 unta,” sumbar Doddy Sudrajat.
Berbeda dengan pernyataan Doddy yang menyebut pemberian unta sebagai pengikat lamaran adalah budaya Turki, warganet pun memberikan kesaksian yang kontras. Menurutnya, tak ada budaya pemberian mahar atau pengikat berupa unta di negara tersebut.
“Dod, jangan haluuu kebanyakan napa. Aku aja nikah sama WNT (Warga Negara Turki) dan udah 7 tahun nikah, ga ada mahar unta disini. Ke nikahan bolak balik, EMASSSS EMASSSS disini maharnya,” bongkar akun Instagram @czerkinsky
Mengetahui pernyataan yang kontras ini, banyak netizen yang akhirnya menuding Doddy Sudrajat halu kronis sampai sinting.
“Sinting,” cibir @gheaamyghia.
Baca Juga: Nyaris Konsumsi Formalin, Ternyata Begini Alur Pemeriksaan Makanan Presiden Jokowi
“Bapak-bapak ini halu nya udah kronis nih.. Kalau kayak gini mestinya udah minum obat rutin nih...,” sahut @sharashyenina.
“Gejala awal nya gmn kok makin kesini makin parah,” tambah @tomybudi95.
Tak hanya mencibir, ternyata ada pula netizen yang gagal fokus dengan pemilihan kata Doddy Sudrajat.
“Di iket dengan 20 unta,” ujar akun @riyo_aprillio dengan sisipan emoji tertawa.
“Mau diiket dimana itu Mayang sama 20 unta,” canda @lilyanisusanti
“Wah, nih si bapak dulu nilai Bahasa Indonesianya bagus2 nih pasti..kaga pernah remidi..,” pungkas @vitha_vithull.
Sayangnya, lamaran dari pengusaha Turki ini terpaksa ditolak karena Mayang masih fokus pada karir bermusiknya selama 3 tahun mendatang. Mayang yang dalam video terlihat duduk disebelah Doddy pun tak kuasa menahan senyum saat Doddy berkisah tentang si pengusaha Turki tersebut. (Riadin Asy/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
3 HP Tecno RAM 12 GB dengan Performa Kencang dan Memori Lega, Mulai Rp3 Jutaan
-
TPA Liar Serang Terbakar, Bara Api Terkubur 7 Meter
-
5 Sosok Calon Ketum PBNU 2026-2031: Gus Kikin Teratas, Gus Rozin Masuk Daftar
-
3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
-
AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi
-
0882 Nomor Kartu Apa? Cek Provider dan Daftar Kode Prefix Resmi
-
Kebiasaan Unik Orang Indonesia: Beli Asuransi Perjalanan Mendadak Tanpa Persiapan
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey