NTB.Suara.com – Siapa yang tidak kenal dengan aktor tampan Vino G Bastian? Laki-laki kelahiran tahun 1982 ini memang tidak diragukan lagi kualitasnya dalam dunia akting.
Tidak jarang, Vino G Bastian sejak debutnya sebagai aktor sering terpilih menjadi pemeran utama dalam suatu film.
Beberapa film hits yang ia bintangi seperti Radit dan Jani, Tampan Tailor, Warkop DKI Reborn 1&2, Chrisye, Wiro Sableng, Miracle in Cell no.7, dan masih banyak lagi.
Vino G Bastian juga membintangi film Buya Hamka Vol 1 sebagai Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka) yang telah rilis 19 April kemarin.
Film ini merupakan film biografi Indonesia 2023, produksi Falcon Pictures dan Starvision plus yang bekerjasama dengan MUI dalam pembuatan filmnya.
Alih-alih kesuksesannya dalam membintangi sejumlah film, suami dari Marsha Timothy ini juga membeberkan kebiasaan yang ia lakukan serta metode yang kerap ia lakukan selama berkarir sebagai aktor.
“Saya emang seneng main film. Liburannya orang film tuh ketika syuting, jadi kayak me time. Hampir gak bisa diganggu sama yang lain-lain. Apalagi kayak film Buya Hamka ini syutingnya di 12 lokasi yang bagus, bahkan ada satu lokasi di Mesir. Kalau saya gak main film, saya gak akan mungkin pernah ke Kairo,” ucapnya.
Vino mengaku bahwa menjalani profesinya sebagai aktor, khususnya ketika proses syuting merupakan hal yang menyenangkan baginya. “Saya gak pengen ngasih liat ke penonton kalau peran saya gitu-gitu aja,” terangnya.
Vino berkeinginan mencoba beragam karakter dan genre agar para penonton dan penggemarnya tidak merasa bosan dengan perannya.
Baca Juga: 4 Cara Menghadapi Teman Mudah Baper, Berikan Ruang dan Waktu Menyendiri!
“Meskipun gak semua sukses dan berhasil, paling gak saya belajar terus dari setiap film saya biar bisa lebih baik lagi,” ucapnya.
“Metode tiap aktor pasti beda-beda, buat saya melakukan setiap peran itu tetap harus sadar. Memang ada metode yang dia udah bener-bener masuk banget ke karakternya sampai bisa-bisa dia gak sadar,” katanya.
Demi menghasilkan akting yang baik, Vino mengambil jeda untuk masuk ke peran satu ke peran lainnya dalam genre film yang berbeda. “Jeda dulu berapa lama kalau mau ambil film lagi, biar rilis dulu, biar netral dulu. Baru masuk lagi,” ucapnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?