/
Minggu, 30 April 2023 | 09:16 WIB
Coach Indra Sjafri (PSSI)

NTB. Suara.com – Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri masih menunggu laporan dari tim analis terkait dengan kekurangan timnya usai menumbangkan Filipina dengan skor telak 3-0 pada laga pembuka SEA Games 2023, kemarin.

Laporan dari tim analis tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi Indra Sjafri untuk membenahi kekurangan tim jelang menghadapi Myanmar di laga kedua Grup A SEA Games 2023.

Ada beberapa hal yang menjadi sorotan Indra Sjafri selepas laga perdana Grup A SEA Games 2023 melawan Filipina kemarin.

Meski berhasil mencetak tiga gol namun skuad Garuda Muda masih kesulitan dalam mengembangkan permainan dan juga membongkar pertahanan rapat yang diperagakan Filipina. Hal itu terbukti dari gol yang diciptakan Timnas Indonesia U-22 semua terjadi di menit-menit akhir pertandingan.

Untuk evaluasi yang akan dilakukan, Indra Sjafri mengaku akan melihat terlebih dahulu laporan yang disampaikan oleh tim analis.

“Sebenarnya saya tidak pernah melakukan evaluasi sebelum semua informasi tentang pertandingan kami dapatkan,” ungkap Indra Sjafri dikutip NTB.Suara.com dari laman resmi PSSI, Minggu (30/4/2023).

“Jadi, besok baru tim perform analis akan memberikan report dan setelah itu kami secara menyeluruh melakukan evaluasi,” sambungnya.

Sementara soal kegagalan Rizky Ridho yang gagal dalam menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti. Indra Sjafri mengatakan bahwa ia memang menunjuk pemain yang baru saja berbagung dengan Persija Jakarta itu sebagai eksekutor utama.

Ia pun tak mempermasalahkan kegagalan penalti tersebut karena menurutnya hal yang wajar bagi pemain gagal dalam mengeksekusi tendangan penalti.

Baca Juga: Nikita Mirzani Akui KDRT ke Antonio Dedola, Si Bule Dilempar Pakai Gelas dan Setrikaan

“Sebenarnya dua hari terakhir kami melakukannya, siapa sih yang akan menjadi penendang penalti kalau seandainya kami mendapatkan penalti. Ridho (Rizky) salah satunya yang kami pilih,” jelas Indra Sjafri. (M.Iqbal/*)

Load More