NTB.Suara.com - PSIS Semarang terus menambah amunisi skuad mereka untuk Liga 1 musim depan dengan mendatangkan eks bek Persik Kediri musim lalu, Muhammad Sabillah.
Muhammad Sabillah diharapkan dapat menjadi solusi dari rapuhnya lini pertahanan PSIS Semarang musim lalu. Pemain asal Malang, Jawa Timur juga diharapkan bisa menjadi rekan duet yang pas bagi bek lokal PSIS lainnya, Wahyu Prasetyo.
Bergabungnya Muhammad Sabillah ke PSIS Semarang dikonfirmasi langsung oleh CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.
“Sabillah didatangkan untuk menambah kedalaman skuad PSIS di lini belakang,” tutur Yoyok Sukawi dikutip NTB.Suara.com dari laman psis.co.id, Selasa (16/5/2023).
Kehadiran pemain yang musim lalu tampil gemilang bersama Persik Kediri itu tak lepas dari rekomendasi tim pelatih.
Pengalaman Muhammad Sabillah yang pernah memperkuat sejumlah tim Liga 1 seperti Persib Bandung dan Persik Kediri menjadi salah satu pertimbangan tim pelatih dan manajemen PSIS untuk merekrutnya melengkapi komposisi tim musim depan.
Dengan bergabungnya Muhammad Sabillah, praktis kini tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu tinggal membutuhkan bek asing untuk melengkapi skuad di lini pertahanan mereka.
Karena sejauh ini mereka sudah memiliki Wahyu Prasetyo, Alfeandra Dewangga, dan Brandon Scheunemann di lini pertahanan.
Sebelum mendatangkan Muhammad Sabillah, PSIS Semarang sudah lebih dulu mendatangkan dua bek sayap yakni Haykal Hafiz yang didatangkan dari klub Liga 2, Persikab Kabupaten Bandung dan Giovani Numberi dari Persipura Jayapura.
Baca Juga: Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Pusing Selalu Viral di Medsos, Minta Wartawan Matikan Kamera
Menghadapi musim depan, PSIS Semarang melakukan perombakan yang cukup besar di skuad mereka. (Riadin Asy/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel
-
Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru
-
Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi
-
Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai
-
Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut
-
Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%
-
Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026
-
Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan
-
Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri
-
Tekiro Cetak Sejarah Dunia Lewat Kompetisi Mekanik Terbesar di GIIAS 2026