NTB.Suara.com – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir telah mengumumkan kerjasama PSSI dengan federasi sepakbola Jerman, Deutsche Fussball Liga (DFL) soal peningkatan kualitas sepakbola Indonesia.
Erick Thohir optimis kerjasama tersebut akan membuat liga kasta tertinggi sepakbola Indonesia, Liga 1 akan menjadi kompetisi sepakbola terbaik di ASEAN.
Erick Thohir menyebut ada beberapa aspek yang menjadi perhatian PSSI dengan menggandeng DFL.
Beberapa aspek tersebut yang menjadi kerja sama PSSI dan DFL antara lain kompetisi, pembinaan usia muda, manajemen stadion, suporter, keamanan, lisensi klub, dan media.
“Kami sudah mengikat MoU dengan penyelenggara Bundesliga, Deutscher Fussball Liga (DFL) untuk menjadikan Liga Indonesia yang terbaik di Asia Tenggara,” ujar pria yang akrab disapa ET itu dilansir NTB.Suara.com dari Instagram pribadi Erick Thohir, Sabtu (10/6/2023).
“Kerjasama ini untuk usia muda, manajemen liga dan klub, manajemen stadion, suporter, keamanan, media dan lisensi klub,” imbuh Erick Thohir.
Eks Bos Inter Milan itu menyatakan langkah yang dilakukan oleh pihaknya untuk meningkatkan kualitas liga di Indonesia.
Erick Thohir ingin mewujudkan keinginan pecinta sepakbola Indonesia yang ingin memiliki kompetisi sangat bagus.
“Ini langkah nyata kami bekerjasama dengan salah satu liga terbaik di dunia,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN itu.
Baca Juga: Bobby Nasution Tegaskan Pembangunan Kota Medan Lebih Massif di Tahun Ini
“Agar bisa meningkatkan kualitas liga dan menghasilkan pemain-pemain terbaik di Tim Nasional Indonesia,” jelas Erick Thohir.
Erick Thohir mengatakan PSSI akan menjalin kerjasama dari aspek lain dengan DFL. Kemungkinan besar adalah sosok Direktur Teknik (Dirtek) PSSI yang baru dimana Erick Thohir dalam beberapa kesempatan menyebut akan berburu Dirtek baru ke Jerman. (Ainul Yaqin/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Geger Penemuan Granat Nanas Aktif di Rumah Purnawirawan TNI Blitar
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing
-
Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar