NTB.Suara.com - Kantor SAR Mataram menerima laporan adanya lima orang pelajar yang terseret arus Pantai Bangsal Karleko, Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Minggu (2/7/2023), pukul 13.30 Wita.
Sebanyak empat korban berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat. Sedangkan satu orang lainnya ditemukan meregang nyawa. Jasadnya berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan beberapa jam setelah kejadian.
Empat korban yang selamat atas nama Viki Malindo (9), Zidan Pratama (11), Satria Gunawan (13), Ariyan (8). Sedangkan korban meninggal dunia atas nama Aldi Saputra (17).
"Satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan korban langsung dibawa ke rumah duka," kata Kepala Kantor SAR Mataram, Lalu Wahyu Efendi, melalui Humas I Gusti Lanang Wisnuwanda.
Informasi yang diperoleh Kantor SAR Mataram, kejadian berawal ketika para korban yang berasal dari Desa Korleko Selata, Kabupaten Lombok Timur, mandi bersama di Pantai Bangsal Korleko.
Ketika sedang asyik mandi, tiba-tiba ada korban yang berteriak minta tolong. Warga dan nelayan sekitar yang mengetahui kejadian tersebut berupaya memberikan pertolongan.
Empat korban berhasil diselamatkan oleh para nelayan dan warga, namun satu korban tidak berhasil diselamatkan.
Kejadian orang tenggelam saat berwisata di wilayah pantai Kabupaten Lombok Timur, sudah beberapa kali terjadi. Terakhir, empat orang yang masih memiliki hubungan keluarga meninggal dunia setelah terseret arus saat mandi di Pantai Tanjung Menangis, Kecamatan Pringgabaya, pada 2 Juni 2023. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan