NTB.Suara.com - Kapal Motor (KM) Baruna Jaya yang hilang kontak berhasil ditemukan di perairan Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (4/3/2023) sekitar pukul 15.00 Wita. Namun kondisinya sudah tenggelam akibat terjadi kebocoran badan kapal.
Sebanyak tujuh orang penumpang berhasil selamat dengan memanfaatkan sebuah rakit yang dibuat ketika dalam kondisi darurat. Para penumpang terdiri atas satu orang nahkoda kapal, empat orang anak buah kapal (ABK) dan dua orang warga yang ikut berlayar.
Para korban yakni, Subhan Husaini usia 42 tahun, selaku nahkoda kapal. Empat orang ABK, yakni Farid Sugianto usia 41, Rizal usia 45 tahun, Isak usia 47 tahun, dan Hairul usia 25 tahun. Dua orang warga yang ikut berlayar bernama Aldi usia 24 tahun dan Munip usia 21 tahun.
Semua korban diketahui berasal dari Desa Sapeken, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur.
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Mataram I Gusti Lanang Wiswananda, mengatakan semua korban berhasil selamat setelah ditemukan oleh nelayan dari Kabupaten Lombok Timur yang sedang memancing ikan menggunakan Kapal Motor Sri Gading.
"Mereka ditemukan dalam kondisi mengapung di tengah laut pada Sabtu (4/3/2023) sekitar pukul 15.30 Wita. Sebelum ditemukan, informasinya mereka sudah terapung pakai rakit sekitar 30 menit setelah kapalnya tenggelam," jelasnya.
Para korban kemudian dievakuasi ke Labuhan Dadap di Kabupaten Lombok Timur yang berjarak sekitar 30 nautical mile dari lokasi KM Baruna Jaya tenggelam.
Mereka tiba di Labuhan Dadap pada Sabtu (4/3/2023) malam, sebelum akhirnya dijemput oleh pihak keluarga yang ada di Kabupaten Lombok Timur, pada Minggu pagi (5/3/2023).
Keterangan yang diperoleh Kantor SAR Mataram dari Subhan Husaini selaku nahkoda kapal bahwa KM Baruna Jaya tiba-tiab mengalami kebocoran saat sedang berlayar.
Baca Juga: Subang Dikuasi Kang Dedi, Nih Buktinya! Siap Duet dengan Desy Ratnasari
Dia dan anak buahnya berupaya menyedot air dan menambal kebocoran menggunakan alkon. Namun, upaya tersebut sia-sia sehingga kapal akhirnya tenggelam bersama muatan semen dan sembako di perairan laut Pulau Lombok, NTB.
Seluruh penumpang kapal menyelamatkan diri dengan cara mengapung menggunakan rakit sampai akhirnya ditemukan oleh Kapal Motor Sri Gading yang melintas di lokasi kejadian.
Sementara itu, Kantor SAR Surabaya juga menerima informasi dari pihak agen kapal bahwa KM Baruna Jaya bertolak dari Pelabuhan Pantai Boom, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Rabu (1/3) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kapal yang mengangkut semen dan kebutuhan pokok tersebut dijadwalkan tiba di Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Kamis (2/3) sekitar pukul 07.00 WIB. Namun hingga Jumat (3/3) siang, kapal belum tiba juga di lokasi yang menjadi tujuannya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta